Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 September 2017 | 13:06 WIB

Anies Dilantik, Pendemo Tanpa Dasar Harus Ditindak

Oleh : Happy Karundeng | Jumat, 21 April 2017 | 04:05 WIB
Anies Dilantik, Pendemo Tanpa Dasar Harus Ditindak
Pengamat Politik Maksimus Ramses, Lalongkoe - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pengamat Politik Maksimus Ramses, Lalongkoe menilai setelah Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, pihak Kepolisian harus berani menindak para pendemo yang membawa isu agama dan menuntut sesuatu dengan alasan yang tidak tepat.

"Terkait demo-demo memang pemerintah harus tegas menindak pihak-pihak yang melakukan demo tanpa dasar dan alasan kuat. Apalagi demo yang patut diduga untuk upaya makar terhadap negara. Negara dengan komponen-komponennya harus tegas sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat," katanya kepada INILAHCOM, Kamis (20/4/2017).

Meski demikian ia enggan menyebut dengan lantang atau menyatakan pendemo yang dimaksud adalah massa yang kerap disebut kelompok garis keras. Ia menjelaskan negara harus mengambil tindakan kepada pendemo yang tidak memiliki dasar dalam tuntutannya.

"Saya tidak mengatakan kelompok garis keras. Tapi ketika ada kelompok masyarakat yang melakukan demo tanpa suatu kejelasan dan hanya alasan-alasan saja, maka negara dalam hal ini aparat harus bertindak tegas bila ada upaya yang menjurus ke makar," tandasnya.

Sebelumya, kemenangan Anies-Sandi versi hasil hitung cepat seluruh lembaga survei diperkirakan justru memberi angin segar kepada pemerintahan yang dipimpin Presiden Jokowi. Maklum, sebelum dan saat kampanye Anies berhasil memanfaatkan serangan balik terhadap Ahok dengan mencari dukungan dari para ulama konservatif dan tokoh radikal pinggiran yang menentang Gubernur Jakarta dipimpin non-muslim.

Setelah kekalahan Ahok atas Anies kemungkinan besar demo-demo untuk menganggu pemerintah pusat bakal meredup dan Jokowi bisa menjalankan pemerintahannya dengan lebih enak.

Hanya saja, kekalahan Ahok ditengarai akan semakin memberanikan kelompok-kelompok garis keras untuk memberikan tekanan lebih lanjut di Jakarta dan pemerintah pusat untuk mewujudkan agenda ultrakonservatif. [hpy]

 
Embed Widget

x