Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 28 April 2017 | 05:45 WIB

Pengamat Nilai Tuntutan JPU ke Ahok 'Buram'

Oleh : Willi Nafie | Kamis, 20 April 2017 | 15:41 WIB
Pengamat Nilai Tuntutan JPU ke Ahok 'Buram'
Terdakwa kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama mengikuti sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta - (Foto: Inilahcom/Pool/Miftahulhayat)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dituntut satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun dalam kasus dugaan penistaan agama.

Tuntutan tersebut dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada sidang ke-19 yang digelar Pengadilan Jakarta Utara di auditorium Kementrian Pertanian (Kementan), Kamis (20/4/2017).

Menanggapi hal itu, Pengamat Hukum Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), Servas Manek menilai tuntutan JPU dinilai buram. Bahkan, tuntutan tersebut dianggap hanya memenuhi kewenangannya sebagai jaksa.

"Ya kalau menurut saya tuntutan jaksa kabur, tetapi persoalannya memang jaksa punya kewenangan (untuk menuntut terdakwa)," kata Servas, saat dikonfirmasi, Kamis (20/4/2017).

Menurut Servas, kaburnya tuntutan itu dikarenakan tidak ada niat daripada Ahok melakukan penodaan agama, saat bertandang ke Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu.

"Means rea (niat Ahok menodai agama) itu tidak terbukti. Apakah Ahok niat ke Pulau Seribu untuk hina agama ? Kan tidak, dia ke sana untuk berbicara tentang program Pemprov DKI," pungkasnya. [ton]

x