Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Oktober 2017 | 15:09 WIB

Kekalahan Ahok Bukan Warning Untuk Jokowi di 2019

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Kamis, 20 April 2017 | 14:07 WIB
Kekalahan Ahok Bukan Warning Untuk Jokowi di 2019
Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR Irma Suryani Chaniago - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR Irma Suryani Chaniago mengatakan kekalahan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI 2017 bukan bentuk peringatan untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2019.

"Sebenarnya menurut saya kan Pilkada DKI ini tidak berbanding lurus, tidak identik dengan Pak Jokowi pribadi," kata Irma kepada INILAHCOM, Kamis (20/4/2019).

Anggota Komisi IX DPR ini menjelaskan mungkin efek kepada PDI Perjuangan lebih menonjol kekalahan calon incumbent Ahok-Djarot karena Djarot merupakan perwakilan dari PDI Perjuangan. Sedangkan, Ahok bukan sebagai kader partai.

"Kalau terhadap PDI Perjuangan mungkin, karena disitu ada wakil PDIP Pak Djarot. Kalau Pak ahok sendiri kan bukan Partai Nasdem, partai siapa pun. Jadi Nasdem mendukung seseorang dalam pilkada banyak di seluruh Indonesia toh, bagian yang mendukung," ujarnya.

Menurut dia, meskipun Ahok pernah berpasangan dengan Jokowi pada Pilkada DKI 2012 lalu itu memang tidak bisa dinafikan. Akan tetapi, tentu tidak ada implikasi langsung kekalahan Ahok kemarin dengan Jokowi.

"Kalau saya bilang karena tidak ada kaitan secara langsung antara Pak Ahok dengan Pak Jokowi ya tidak usah diwarning-warning lah. Kita seringkali mengkait-kaitkan satu hal dengan hal lain, menurut saya tidak harus demikian," jelas dia.

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat mengalami kekalahan dari pasangan nomor urut 3 Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilkada DKI putaran kedua pada Rabu (19/4/2017).

Kekalahan Ahok-Djarot itu memang baru hasil perhitungan cepat (quick count) sementara, bukan hasil perhitungan resmi dari KPU DKI sebagai penyelenggara Pilkada DKI 2017. Sehingga, pasangan kandidat masih menunggu hasil resmi yang ditetapkan dan diumumkan oleh KPU DKI. [rok]

Tags

Komentar

 
x