Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 27 Juli 2017 | 23:38 WIB

Kapolri Sesalkan Aksi Penembakan oleh Anggotanya

Oleh : Happy Karundeng | Rabu, 19 April 2017 | 15:43 WIB
Kapolri Sesalkan Aksi Penembakan oleh Anggotanya
Kapolri Jenderal Tito Karnavian - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku sangat menyayangkan aksi penembakan yang dilakukan anggotanya terhadap mobil berisi tujuh penumpang di Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

"Ya saya menyesalkan peristiwa itu karena informasi yang saya terima, ini kendaraan disetop, akan disetop oleh polisi karena dicurigai kemudian akan menabrak anggota polisi," katanya di Gedung Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017).

Tito menjelaskan, saat melepas sejumlah tembakan ke mobil tersebut, anggotanya beranggapan bahwa orang yang berada di dalam mobil terlibat tindak pidana. Tapi aksi ini justru membuat satu orang tidak bersalah menjadi korban.

"Anggota polisi itu beranggapan ini adalah pelaku kejahatan. Kemudian dikejar, karena dikejar dan dilakukan penembakan peringatan tidak berhenti diduga pelaku kejahatan sehingga akhirnya ditembak dan mengakibatkan ada keluarga yang meninggal. Saya sangat menyesalkan inilah sebetulnya pentingnya kemampuan diskresi kepolisian," jelasnya.

Tito menyatakan, seharusnya anggota di lapangan bisa lebih menahan diri dalam melepaskan tembakan saat bertugas.

"Anggota harus mempunyai kemampuan menilai secara subjektif apa yang dihadapinya saat itu dan kemudian melakukan tindakan yang tepat dalam rangka untuk menjaga keselamatan publik. Penilaian yang bersangkutan itu adalah pelaku kejahatan. Tapi setelah dicek bukan pelaku kejahatan. Ini mungkin ada tindakan diskresi mungkin kurang tepat," pungkas Tito.

Sebelumnya sejumlah anggota polisi memberondong mobil berisi tujuh penumpang saat tengah melakukan razia, Selasa 18 April 2017. Tembakan diletuskan setelah mobil tak kunjung berhenti walaupun sudah diletuskan tembakan peringatan.

Akibat tembakan itu, satu orang tewas dan lima terluka. Korban tewas adalah Surini (54), dengan tiga luka tembak di dada. Korban luka antara lain Dewi Erlina (40), luka tembak di bahu kiri atas; Novianti (30), tertembak di pundak kanan; Indra (33), tertembak di leher; dan Diki (30), tertembak di perut kiri. Satu korban lagi mengalami trauma, yakni Genta (2).

 
Embed Widget

x