Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 30 Mei 2017 | 10:39 WIB

Gerindra Minta KPUD DKI Netral dan Independen

Oleh : Indra Hendriana | Rabu, 19 April 2017 | 11:01 WIB
Gerindra Minta KPUD DKI Netral dan Independen
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Andre Rosiade - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Andre Rosiade meminta komisioner KPUD DKI Jakarta berlaku netral dan independen dalam Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Ketua KPUD Sumarno dan anggota KPUD Dahlia sering berkomunikasi secara intens dengan tim sukses pemenangan Ahok-Djarot.

"Kami minta KPUD netral dan menjaga independensinya demi Pilkada DKI yang demokratis dan sehat," katanya saat dihubungi wartawan, Rabu (19/4/2017).

Selain mengingatkan KPUD, Andre juga meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) turun tangan. Bawaslu turun untuk memastikan setiap kegiatan yang digelar KPUD berjalan sesuai tahapan.

Jelang pencoblosan Pilkada DKI marak aksi pembagian sembako oleh tim paslon. Kegiatan yang semestinya bisa dilakukan penindakan dan meneruskannya ke pihak kepolisian.

"Sangat kentara, Bawaslu DKI harus lebih tegas menindak setiap pelaku pelanggaran karena mereka secara langsung merusak proses demokrasi di Ibu Kota," kata Andre.

Juru Bicara Tim pemenangan paslon Anies Baswedan-Sandiaga Uno itu menambahkan, DKPP perlu mengawasi setiap kegiatan penyelenggara pemilu berikut kecenderungannya dalam Pilkada DKI. Jika penyelenggara pemilu tidak mampu menjaga netralitas dan independensinya berdampak serius bagi kepemimpinan di Jakarta dalam lima tahun mendatang.

Di sisi lain, Andre juga menyoroti komisaris BUMN yang ikut cawe-cawe dalam Pilkada DKI. Ia meminta Menteri BUMN Rini Soemarno menegur beberapa komisaris seperti Kartika Djoemadi dan Budi Arie yang ditenggarai menjadi timses Ahok dan Djarot tersebut, sebab telah melakukan tindakan yang melanggar aturan.

"Komisaris yang aktif cawe-cawe di Pilkada harus ditegur, Menteri BUMN pasti tahu bahwa komisaris BUMN tidak berpolitik. Kalau memang mau aktif berhenti saja jadi komisaris BUMN," tegasnya. [rok]

Tags

 
x