Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 06:14 WIB

Korupsi Wali Kota Madiun

5 Pejabat Pemkot Madiun jadi Saksi Kasus Bambang

Oleh : - | Selasa, 18 April 2017 | 14:35 WIB
5 Pejabat Pemkot Madiun jadi Saksi Kasus Bambang
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Surabaya - Sidang perkara penyuapan dengan terdakwa mantan Wali Kota Madiun Bambang Irianto kembali digelar.

Ada lima saksi yang didatangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK dalam sidang kali ini yakni Drs Maedi selaku Sekda Pemkot Madiun, Trubus selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Rusdianto Kepala DPPKP, Effendi Hadi Waluyo PPTK, Beri Simson Kuasa Direksi PT Lince.

Kelima saksi ini memberikan keterangan terkait penerumaan uang dan pengelolaan uang hasil korupsi yang dilakukan terdakwa. Pada pokoknya para saksi menyebut peran atau andil Terdakwa dalam pembangunan proyek Pasar Baru Madiun.

Seperti yang diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Madiun Trubus. Saksi menyebut jika pembangunan Pasar Besar Madiun yang menjadi konseptor adalah Terdakwa. Termasuk penentuan dibangunnya kolam renang di tengah-tengah pasar tradisional tersebut.

"Konsepnya adalah pak Wali (terdakwa), alasan dibangun kolam karena Pasar Baru sering kebakaran. Jadi kalau ada kebakaran lagi biar gampang pemadamannya," ujar saksi.

Sampai saat ini persidangan masih diskors untuk sholat dan makan. Sementara Jaksa KPK Feby Dwiyandospendy tidak bersedia berkomentar karena persidangan belum selesai. "Belum bisa berkomentar karena sidang belum selesai," ujar Feby.

Perlu diketahui, dari perbuatan yang dilakukan terdakwa dianggap menguntungkan diri sendiri dan dinilai menyalahgunakan kewenangannya sebagai walikota Madiun.

"Dalam kurun waktu Terdakwa menjabat sebagai Walikota Madiun, terdakwa beberpa kali menerima uang dari pihak lain yang diduga merupakan hasil dari tindak pidana korupsi terkait jabatan Terdakwa dengan nilai total Rp59,7 miliar," ujar Jaksa Feby.[beritajatim]

Komentar

 
x