Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 27 Mei 2017 | 22:33 WIB

KPK Diminta Tangani Kasus Proyek Jalan di Kalbar

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 17 April 2017 | 20:17 WIB
KPK Diminta Tangani Kasus Proyek Jalan di Kalbar
Anggota Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI). Ketua Investigasi Nasional LAKI Burhanudin Abdullah - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk mengambil alih kasus korupsi kegiatan unit pemeliharaan jalan (UPPJ) Jeroa-Sei Ana Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Permintaan itu disampaikan oleh puluhan anggota Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI). Ketua Investigasi Nasional LAKI Burhanudin Abdullah mengatakan, kasus korupsi ini memang telah diusut oleh aparat penegak hukum setempat.

Penanganan kasus tersebut terkesan lamban. Padahal kasus ini diduga melibatkan Wakil Bupati Sintang Askiman yang saat proyek itu berjalan menjabat mantan Plt Kadis Pekerjaan Umum sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

"Kami mendorong KPK untuk ambil alih penyidikan kasus korupsi UPPJ Kabupaten Sintang tahun 2013. Kasus UPPJ ini belum ditetapkan tersangka karena dia sebagai mantan KPA sekarang menjadi Wakil Bupati Sintang." Kata Burhanudin di Gedung KPK, Jakarta, Senin (17/4/2017).

Ia menduga lambannya penanganan kasus yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp800 juta ini karena ada intervensi dari pihak lain. Padahal, bagi warga Sintang kasus ini telah menyedot perhatian.

"Untuk itu kami meminta KPK mengambil alih kasus ini karena memiliki kewenangan untuk melakukan hal itu berdasarkan UU nomor 30 tahun 2002 tentang KPK," katanya.

Sejumlah perwakilan LAKI diterima oleh staf Pengaduan Masyarakat KPK untuk menyampaikan aspirasinya. Selain meminta KPK mengambil alih kasus dugaan korupsi proyek jalan di Sintang, Kalimantan Barat, dalam aksi ini, puluhan anggota LAKI juga membentangkan spanduk yang berisi dukungan terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan dan KPK. Dukungan tersebut berkaitan dengan aksi teror menggunakan air keras yang dialami Novel beberapa waktu lalu.

"Kami mendukung Novel Baswedan untuk tetap semangat dan tidak takut serta gentar dalam memberantas korupsi karena rakyat mendukung Novel dan KPK," ujar dia. [rok]

Tags

 
x