Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 September 2017 | 04:03 WIB

Tentukan Reshuffle Kabinet

Presiden Jangan Dengarkan Pembisik

Oleh : Ivan Setyadi | Rabu, 12 April 2017 | 08:24 WIB
Presiden Jangan Dengarkan Pembisik
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto: inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diharapkan punya keputusan sendiri untuk memilih menteri jika melakukan reshuffle pada kabinet kerja jilid III.

Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis tak percaya jika keputusan reshuffle menteri datang dari para pembisik disekitar presiden.

"Saya harap presiden tidak memiliki pembisik, apalagi terpengaruh oleh bisikan pembisik.bila presiden memiliki," katanya kepada INILAHCOM, Selasa (11/4/2017).

Sebab jika presiden punya pembisik dan sampai menuruti arahan sipembisik, justru merugikan presiden karena kerjanya tidak dibantu berdasarkan kinerja menterinya kelak.

"Tunduk dan atau terpengaruh pada bisikan pembisik, maka presiden merendahkan dirinya, sekaligus merenndahkan bangsa ini," ungkapnya.

"Negara tidak boleh dikelola dengan cara bisik-bisik," sambungnya tegas.

Margarito mengingatkan, jika urusan pemerintahan banyak dicampuri 'invisible hand', maka urusan negara jadi berantakan.

"Negara yang dikelola dengan cara bisik bisik, dalam sejarahnya, negara itu hancur, karena yang sejahtera dalam negara itu cuma pembisik dan kelompok komparadornya," bebernya.

"Pembisik, andai ada disekitar presiden, sama artinya dengan Ada pemerintahan bayangan dalam pemerintahan ini. Itu sangat berbahaya," cetusnya.

Untuk itu, dia berharap tak ada pembisik disekitar Jokowi dalam menentukan calon menteri yang akan di reshuffle kelak.

"Saya harap presiden mengaaikan para pembisik itu. Pastikan kepada kita, pembisik tidak lebih dari sekadar kacung kecil," tandasnya.

 
Embed Widget

x