Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 24 November 2017 | 23:24 WIB

Reshuffle Jelang Pemilu Dianggap Beresiko

Oleh : Happy Karundeng | Senin, 10 April 2017 | 08:01 WIB
Reshuffle Jelang Pemilu Dianggap Beresiko
Presiden Joko Widodo - (Foto: inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Politikus Partai Golkar Indra Bambang Utoyo menilai reshuflle kabinet memang jadi hak prerogatif dari seorang Presiden. Tapi jika reshuffle dilakukan jelang Pemilu, justru akan beresiko.

"Reshuffle itu ya bergantung kepada Pak Jokowi sendiri. Kan itu prerogratif Presiden. Bila beliau melihat tetap perlu ada penyempurnaan terhadap kinerja kabinet ya dibuat Reshuffle. Dan ini mungkin bila terjadi adalah waktu terakhirnya. Karena tahun depan kan sudah siap menuju pemilu lagi, rasanya riskan membuat reshuffle menjelang pemilu," katanya kepada INILAHCOM, Minggu (9/4/2017)

Sedangkan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Edi Soeparno enggan berkomentar banyak tentang isu reshuffle kabinet kerja jilid III yang belakangan menyeruak. Menurutnya itu hak dari preseiden.

"Itu ranah dan kedaulatan Presiden. Hanya beliaulah yang mengetahui kebutuhan kabinet yang paling ideal untuk menuntaskan program-program pembangunan sampai tahun 2019," katanya.

Senada disampaikan oleh politikus PAN lainnya Yandri Susanto. Menurutnya reshuffle murni hak Presiden Joko Widodo.

"Itu terserah Pak jokowi perlu apa tidaknya reshuflle lagi," singkatnya.

Politikus PDIP Hendrawan Supratikno juga menyuarakan hal yang sama. Menurutnya sebagai pelaksana pemerintahan Presiden Joko Widodo paling memahami kinerja setiap pembantunya.

"Presiden yang terus melakukan evaluasi kinerja dan kekompakan, sehingga Presiden yang bisa membuat penilaian atau pertimbangan," tandasnya.

Diberitakan sebelumhya, beredar kabar bahwa Presiden Joko Widodo akan mereshuffle atau memindahkan beberapa menteri di kabinet kerja. Reshuffle menteri jidi III dikabarkan akan dilakukan oleh Presiden Jokowi seusai pelaksanaan Pilkada serentak di tahun 2017 ini.

Beberapa menteri yang akan direshuffle oleh Presiden Jokowi ialah Menteri Keuangan Sri Mulyani. Dia akan dipindah menjadi menteri Menteri Koordinator Perekonomian gantikan Darmin Nasution,

Selain itu nama Rini Soemarno juga belakangan disebut-sebut. Rini dikabarkan akan dipindah dari menteri BUMN menjadi Kepasa Staf Kepresidenan menggantikan posisi Teten Masduki.

Tak kalah menarik nama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga terseret. Menteri Susi dikabarkan akan direshuffle Presiden Jokowi dari jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan dan belum diketahui akan ditempatkan di posisi apa.

Tak hanya itu, posisi PAN di pemerintahan juga dikabarkan bakal dievalusi Presiden Jokowi. Pasalnya, kebijakan PAN belakangan berseberangan dengan pemerintah atau keinginan Presiden Joko Widodo.

Diantaranya mengenai dukungan pada calon kepala daerah DKI Jakarta. Hampir semua partai pendukung pemerintah, memberikan dukungannya pada Basuki-Djarot, hal beda dilakukan oleh PAN. Mereka mendukung calon lain melawan Basuki-Djarot.

Kemudian, PAN ngotot dengan hak angket untuk menurunkan Basuki Tjahaja Purnama dari gubernur DKI Jakarta. Padahal partai pendukung pemerintah menolak adanya hak angket tersebut. [hpy]

Komentar

 
x