Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 18 Agustus 2017 | 11:56 WIB

Unggul di Survei, Golkar Pertimbangkan Gus Ipul

Oleh : - | Minggu, 9 April 2017 | 20:26 WIB
Unggul di Survei, Golkar Pertimbangkan Gus Ipul
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Surabaya - Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto menegaskan, sudah saatnya NU memimpin Jawa Timur dalam ajang pilgub Jatim 2018, karena selama ini kader NU belum pernah memimpin Jatim.

"Jatim ini basis NU, tapi gubernurnya belum pernah dari NU. Selama ini pemimpin Jatim didominasi TNI dan nasionalis. Ini akan jadi ujian ke depan. Hasil survei Indo Barometer terakhir menyebut Gus Ipul 41 persen, Risma 39,8 persen dan Khofifah 13,4 persen. Kalau Khofifah memang belum dimajukan secara resmi," kata Novanto yang juga Ketua DPR RI ini dalam sambutannya pada acara Rakerda Partai Golkar Jatim, Minggu (9/4/2017).

Dengan hasil survei itu, Novanto mengaku masih akan membahasnya dulu mana kandidat yang terbaik untuk Jatim. "Secepatnya akan kita umumkan dalam waktu dekat. Kita perlu berunding dulu dengan DPP dan DPD Partai Golkar Jatim. Kita akan cari bersama-sama siapa cagub yang bisa menaikkan kekuatan dan elektabilitas Partai Golkar di Jatim," katanya.

Ketua Harian Bappilu DPP Partai Golkar Nusron Wahid menambahkan, partainya masih menimbang dua nama yaitu Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Mensos RI Khofifah Indar Parawansa untuk pilgub Jatim 2018.

"Masih wait and see dulu. Dua nama itu (Gus Ipul dan Khofifah) yang jadi pembahasan di Golkar," imbuhnya.

Ketua DPD Partai Golkar Jatim Nyono Suharli menjelaskan, untuk menentukan pilihan kandidat yang didukung pada pilgub Jatim tidak hanya melihat hasil survei saja, tapi juga rapor kredibilitasnya.

"Pilgub itu kalau bisa survei jangan hanya satu. Survei itu kadang-kadang juga titipan. Kalau saya sendiri nggak akan maju, saya tetap jadi Bupati Jombang," pungkasnya.[beritajatim]

 
x