Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 28 Mei 2017 | 00:33 WIB

Kemenhub Harus Kaji Wacana Ganjil Genap Saat Mudik

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Jumat, 7 April 2017 | 10:49 WIB
Kemenhub Harus Kaji Wacana Ganjil Genap Saat Mudik
Anggota Komisi V DPR M Nizar Zahro - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi V DPR M Nizar Zahro meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan mengkaji lagi wacana diterapkan sistem ganjil genap di jalan tol selama arus mudik lebaran tahun 2017.

"Kalau memang akan diberlakukan sistem ganjil genap, kami minta untuk dikaji terlebih dahulu melibatkan seluruh stakeholder terkait," kata Nizar di Jakarta, Jumat (7/4/2017).

Anggota Fraksi Partai Gerindra itu pada prinsipnya mendukung upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengurai kemacetan saat lebaran, sehingga tidak terjadi lagi insiden seperti mudik tahun lalu. Menurut dia, perlu kajian yang matang dan sosialisasi supaya publik tidak kaget serta bingung.

Ia mengatakan selain perencanaan dan pelaksanaannya, sosialisasi harus dilakukan jauh-jauh hari. Jangan sampai ketika pelaksanaan sudah dilaksanakan, tapi masyarakat masih banyak yang belum tahu.

"Kalau yang terjadi seperti itu bukan malah mengurai kemacetan tapi akan muncul masalah baru, pelanggaran lalu lintas marak dan bisa berujung penyelesaian di tempat. Ini tidak baik dan tidak boleh," ujarnya.

Menurutnya, daripada menerapkan sistem ganjil genap saat arus mudik dan arus balik lebaran, lebih baik melakukan penyelesaian jalan dan tol Pantura. Sebab, diberlakukannya sistem ganjil genap tidak serta merta akan mengurangi kemacetan.

Sebaiknya, kata Nizar, sebelum arus mudik lebaran, infrastruktur seperti jalan dan tol sudah siap. Apalagi Menteri Pupera sudah berjanji terkait kesiapan infrasturktur jalan dan tol.

"Yakni jalan tol Pantura bisa fungsional hingga Ngaliyan, Semarang. Itu janji harus ditepati dan jangan mengalihkan dengan wacana sistem ganjil - genap," tandasnya. [rok]

 
x