Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 20 Agustus 2017 | 12:56 WIB

Kasus Pencabulan, Wakil Dekan Unair Diberhentikan

Oleh : - | Selasa, 4 April 2017 | 20:26 WIB
Kasus Pencabulan, Wakil Dekan Unair Diberhentikan
(Foto: Beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Surabaya - Rektor Unair Prof Dr Mohammad Nasih meminta kepada Dekan FKG untuk sementara waktu menghandle urusan-urusan yang kemarin ditangani oleh IKS.

"Kita berhentikan sementara untuk melihat proses hukum yang bersangkutan. Kalau terbukti bersalah ya kita berhentikan," ujar Prof Dr Mohammad Nasih, Selasa (4/4/2017).

Nasih menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum mengambil tindakan apa-apa terkait masalah hukum yang melibatkan IKS. Hal itu lantaran pihaknya belum menerima laporan dari kepolisian.

"Ini kan masih banyak versi. Sehingga kami harus menggunakan dokumen yang formal untuk memberlakukan tindakan-tindakan yang ada," tutur Nasih.

Nasih menegaskan, kejadian tindak asusila tersebut terjadi di luar jam kerja dan bukan di kampusnya.

"Hal itu diluar kontrol kami karena diluar dari jam kerja," ujar Nasih.

Nasih cukup menyesalkan kejadian tersebut, menurutnya IKS merupakan sosok yang baik dalam pergaulan di dalam maupun luar kampus.

"Dia punya anak dan dengan istrinya hubungannya sangat baik. Artinya tidak ada kelainan-kelainan seperti kejadian itu sehingga kita semua sangat kaget," katanya.

Dirinya berharap, dengan kejadian yang menimpa salah satu pejabat di kampusnya tersebut bisa menjadi pelajaran bagi siapapun.

Selain itu, hingga saat ini Unair belum memberikan bantuan hukum kepada IKS karena sampai saat ini IKS belum meminta bantuan hukum kepada Unair.

"Kalau ada permintaan ya kami berikan, karena bagaimanapun kan sudah menjadi keluarga besar Unair," kata Nasih.

Sebelumnya, IKS dilaporkan oleh orang tua JS korban pelecehan seksual yang dilakukan di Celebrity fitness lantai IV Galaxy Mall, Surabaya, Sabtu, 1 April 2017 lalu.

Awal kasus itu ditangani oleh polsek Mulyorejo, selanjutnya dilimpahkan ke Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya (Polrestabes).[beritajatim]

 
x