Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 28 Juni 2017 | 10:38 WIB

Ini Proses Panjang Pansel Seleksi Hakim MK

Oleh : Ray Muhammad | Senin, 3 April 2017 | 14:20 WIB
Ini Proses Panjang Pansel Seleksi Hakim MK
Ketua panitia seleksi (Pansel) Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Harjono - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua panitia seleksi (Pansel) Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Harjono menjelaskan proses panjang seleksi hakim MK yang berlangsung sejak pertengahan Februari lalu.

Hal itu disampaikannya usai menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyerahkan tiga nama calon Hakim MK di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (3/4/2017) pagi.

"Peminat untuk menjadi Hakim MK dari hasil yang mendaftarkan itu 45 pendaftar. Dari 45 kemudian terseleksi lulus administratif sebanyak 22. Kemudian dari 22 itu menjalani seleksi lagi, wawancara dan tes-tes yang lain, di samping juga mempertimbangkan hasil pelacakan track record yang berasal dari beberapa instansi resmi maupun dari masyarakat," jelas Harjono di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin (3/4/2017).

Dari 22 orang tersebut, lanjutnya, dilakukan seleksi kembali untuk kemudian didapatkan 12 nama tersisa. Namun, satu dari 12 nama tersebut pada akhirnya mengundurkan diri sehingga menyisakan 11 peserta.

"Kepada 11 peserta inilah dilakukan wawancara terbuka yang juga dihadiri oleh media.

Hasil terakhir dari 11 itu terperingkatlah secara nilai. Kemudian dari peringkat itu kita serahkan kepada Presiden tiga nama," ujarnya.

Dalam melakukan tugas seleksinya, Pansel lebih memfokuskan perhatiannya kepada persoalan integritas masing-masing calon.

Tentunya di samping itu, Pansel juga mempertimbangkan sejumlah kriteria lainnya sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Undang-undang.

"Pengisian hakim kali ini mendadak, tidak periodik lima tahun sekali. Dari pengalaman-pengalaman yang terjadi, maka Pansel memusatkan pada persoalan integritas," tandasnya. [rym]

 
x