Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 22 Agustus 2017 | 17:56 WIB

Sekjen FUI Butuh Rp3 M untuk Jatuhkan Pemerintah?

Oleh : Happy Karundeng | Senin, 3 April 2017 | 14:02 WIB
Sekjen FUI Butuh Rp3 M untuk Jatuhkan Pemerintah?
Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI), Muhammad Al Khaththath
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Polisi menduga Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI), Muhammad Al Khaththath dan sejumlah aktivis memerlukan dana Rp3 miliar untuk menjatuhkan pemerintahan yang sah.

Ini dikatakan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono yang sempat dibahas oleh Al-Khaththath dan empat orang penggerak aksi 313 dalam pertemuan di Kalibata dan Menteng. Hingga kini, polisi masih mendalami hal tersebut.

"Sedang kami dalami kembali, memang di sana (di Kalibata dan Menteng) disampaikan bahwa untuk jatuhkan pemerintah sah dibutuhkan dana Rp3 M, pemerintah bisa jatuh. Sedang kami dalami kembali," katanya di Mapolda Metro Jaya, Senin (3/4/2017).

Ia menjelaskan, uang sebanyak Rp3 Miliar itu diduga tak berkaitan dengan uang sebanyak Rp17 juta yang disita dari salah satu tersangka makar yang ditangkap pada 31 Maret 2017 lalu, yakni, Al Khaththath.

Uang sebanyak Rp17 juta yang disita dari Al Khaththath diduga hanya berkaitan dengan aksi 313. Polisi masih terus mendalami siapa donatur yang akan menggelontorkan dana Rp3 M itu pada mereka dan apakah dana tersebut sudah terkumpul seluruhnya atau belum.

"Tadi saya sampaikan itu hasil dari pertemuan, itu akan siapkan dana segitu. Kalau kaitkan barbuk (barang bukti) yang kami sita (Rp.17 juta dari Al Khaththath), diduga uang itu berkaitan dengan kegiatan 313 kemarin," tutur Argo.

Diketahui sebelumnya, polisi menangkap Al Khaththath dan empat orang lainnya pada Jumat 31 Maret 2017 tepat menjelang aksi damai 313. Al Khaththath dan penggerak aksi 313 itu ditangkap dengan dugaan makar.

Keempat nama itu yakni Zainudin Arsyad, Irwansyah, Dikho Nugraha dan Andre. Zainudin diketahui bagian dari Gerakan Mahasiswa Pelajar Bela Bangsa dan Rakyat (GMPBBR).

Sementara, Irwansyah merupakan Wakil Koordinator lapangan aksi 313. Dikho dan Andre diketahui bagian dari Forum Syuhada Indonesia (FSI). Mereka kemudian ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. [ton]

 
x