Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 18 Desember 2017 | 06:22 WIB

Sidang Kode Etik DKPP

KPU&Bawaslu DKI Akui Terima Honor dari Tim Ahok

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Kamis, 30 Maret 2017 | 16:43 WIB
KPU&Bawaslu DKI Akui Terima Honor dari Tim Ahok
(Foto: inilahcom/Didik Setiawan)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Bawaslu DKI, Mimah Susanti mengakui menghadiri rapat kerja dengan tim pemenangan pasangan calon Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat ketika sidang kode etik penyelenggaraan pemilu Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Gedung DPR/MPR, Kamis (30/3/2017).

Bahkan, Mimah juga mengaku menerima honor dari acara yang diselenggarakan di Hotel Novotel, Jakarta beberapa waktu lalu. "Ditanya sama DKPP, kalau diundang itu dapat honor enggak? Iya dapat. Tapi sudah saya jelaskan (dalam sidang)," kata Mimah.

Menurut dia, honor yang diberikan oleh tim pasangan calon nomor urut 2 itu sebesar Rp 3 juta sebelum dipotong pajak. Namun demikian, Mimah mengatakan tidak semua tamu undangan yang hadir itu mendapatkan honor.

"Ini kan masalah pokok pengaduan bahwa kita dianggap melakukan pertemuan tertutup dalam rapat internal pemenangan paslon nomor urut dua di Novotel, itu pokok pengaduannya," ujarnya.

Sementara Ketua KPU DKI, Sumarno juga mengaku menerima honor dari tim pasangan Ahok-Djarot saat memenuhi undangan pertemuan yang dilakukan di Hotel Novotel beberapa waktu lalu.

Menurut dia, honor dari peserta Pilkada tidak menjadi suatu persoalan seperti yang disampaikan oleh Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie selama biaya tersebut masih sesuai standar.

"Seperti yang disampaikan Prof Jimly, selama ini memang tidak ada aturan sepanjang honornya masih standar biaya umum (SBU) yang diatur pemerintah, beliau menyampaikan itu tidak masalah," tandasnya.[ris]

Komentar

 
x