Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 28 Maret 2017 | 13:13 WIB
Hide Ads

Ini Alasan Kemenkominfo Belum Tutup Medsos Pedofil

Oleh : Willi Nafie | Selasa, 21 Maret 2017 | 12:41 WIB
Ini Alasan Kemenkominfo Belum Tutup Medsos Pedofil
Kepala Biro Humas Kemenkominfo Noor Iza - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Biro Humas Kemenkominfo Noor Iza mengakui hingga saat ini pihaknya belum dapat melakukan penutupan terhadap akun media sosial Official Candy's Group penyebar informasi pedofil. Hal tersebut dikarenakan masih menunggu proses penyelidikan kepolisian.

"Bila kepolisian meminta untuk tindakan penutupan maka kami akan laksanakan," ujar Noor, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (21/3/2017).

Kendati demikian, lanjut Noor, apabila ada media sosial yang kontennya bermuatan negatif maka akan ditindak lanjuti.

"Apalagi yang tidak berkenaan atau pornografi, kita akan tindak," tandasnya.

Diketahui, saat ini tim penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya tengah menangani kasus dugaan kejahatan seksual terhadap anak yang diunggah ke grup Facebook Official Candy's Group.

Sesuai data yang beredar ada delapan korban anak-anak. Hal tersebut ditelisik dari sejumlah foto dan video kejahatan seksual terhadap anak-anak yang diunggah group media sosial tersebut. Adapun tersangka yang sudah diamankan diketahui berinisial WW, (27), DS (24), DF (17), dan SHDW (16) yang diketahui berperan sebaga admin dan member grup.

Para pelaku pun dijerat Pasal 27 ayat (1) Jo Pasal 45 ayat (1) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/ atau Pasal 4 ayat (1) Jo Pasal 29 dan/atau Pasal 4 ayat (2) jo Pasal 30 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornofgrafi dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun. [rok]

Tag

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

x