Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 28 Maret 2017 | 13:17 WIB
Hide Ads

"Apa Jokowi Berani Bilang tak Butuh Petani?"

Oleh : Ray Muhammad | Senin, 20 Maret 2017 | 21:32 WIB
Petani Pegunung Kendeng melakukan aksi teaterikal saat menggelar aksi di depan Istana Merdeka, Jakarta - (Foto: inilahcom/Agus Priatna)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng, Gunretno menegaskan, tak ada solusi yang dihadirkan pemerintah sebagai solusi atas pertemuan bersama Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki hari ini, Senin (20/3/2017).

Pasalnya, tuntutan yang disampaikan Gunretno dan rekan-rekannya agar pemerintah mencabut izin kegiatan penambangan karst PT Semen Indonesia di Rembang, Jawa Tengah bertepuk sebelah tangan.

Untuk itu, Gunretno memastikan dirinya beserta para petani lainnya akan tetap melanjutkan aksi protes mengecor kaki mereka di depan Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Adapun aksi mereka akan tetap dilakukan hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersedia menerima dan menuruti tuntutan mereka, yakni mencabut izin operasi PT Semen Indonesia.

"Belum ada (solusi). Kami akan tetap terus (mengecor kaki dengan semen) di seberang sana sampai ada keputusan ketemu Pak Jokowi," kata Gunretno di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017).

Gunretno pun menuntut ketegasan pemerintahan Jokowi yang selama ini berpihak kepada para petani.

"Izin lingkungan yang dikeluarkan oleh Gubernur Ganjar Pranowo untuk ini dicabut. Kami berharap Pak Jokowi, pemerintah jangan nggawe dolanan petani lah. kok. Apakah Pak Jokowi akan berani bilang bahwa kami tidak butuh lagi petani? Kalau memang nanti tidak berpihak ke arah petani, katakan saja seperti itu," ujarnya.[jat]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

x