Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 19 Agustus 2017 | 06:50 WIB

KPK Diminta Periksa Eks Direktur Pelindo II

Oleh : - | Senin, 20 Maret 2017 | 20:34 WIB
KPK Diminta Periksa Eks Direktur Pelindo II
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas aktor-aktor dan pengambil keputusan dugaan korupsi pengadaan crane di Pelindo II dengan memeriksa mantan Direktur Keuangan Pelindo II Orias Petrus Mudak.

"Supaya kasus ini terang benderang, KPK wajib memeriksa mantan Direktur Keuangan Pelindo II dan tidak menutup-nutupi kasus ini," kata Sekjen FSP BUMN Bersau, Trisasono, Senin (20/3/2017).

Menurutnya, Orias Petrus beberapa kali diperiksa sebagai saksi ketika kasus dugaan korupsi pengadaan crane ini disidik oleh penyidik Bareskrim Polri. Namun begitu pemeriksaan oleh KPK, Orias dikesankan seperti tidak mengetahui kasus konspirasi mark up pengadaan crane.

"Padahal menurut informasi perintah pembayaran dan persetujuan pengadaan crane tersebut dilakukan saat Orias menjabat Direktur Keuangan," ujarnya.

Ia menjelaskan Pengadilan Tipikor telah menggelar kasus korupsi yang melibatkan mantan pejabat Pelindo II, yakni mantan Direktur Operasi dan Teknik Pelindo II Ferialdy Noerlan serta mantan Senior Manager Peralatan Haryadi Budi Kuncoro.

"Terjadinya praktik korupsi di era RJ Lino yang waktu itu menjabat Direktur Utama Pelindo memasukkan proyek pengadaan derek atau mobil crane untuk delapan cabang pelabuhan, padahal tidak dibutuhkan," jelasnya.

Ia menambahkan pengadaan tersebut sempat ditolak Direktur Keuangan Pelindo Dian M Noer, karena proyek pengadaan crane tanpa melalui tender dan tidak sesuai spesifikasi yang dibutuhkan Pelindo.

Akibat penolakan itu, tahun 2012 Dian M Noer dipecat oleh RJ Lino kemudian RJ Lino mengajukan Orias Petrus Moedak sebagai Direktur Keuangan Pelindo II pada tahun 2013 agar mudah memuluskan konspirasi RJ Lino.

"Kami juga mendesak supaya RJ Lino yang sudah dijadikan sebagai tersangka untuk segera disidangkan, karena gugatan praperadilan RJ Lino dibatalkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan," tandasnya. [ton]

Tags

 
x