Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Oktober 2017 | 14:08 WIB

Laskar 08 Minta Pendukung Anies Waspada Kecurangan

Oleh : - | Sabtu, 18 Maret 2017 | 23:00 WIB
Laskar 08 Minta Pendukung Anies Waspada Kecurangan
Ketua GL Pro 08 (Gerakan Laskar Prabowo 08), Jimy CK - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua GL Pro 08 (Gerakan Laskar Prabowo 08), Jimy CK mengimbau kepada seluruh pendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Anies Baswedan-Sandiaga Uno untuk mewaspadai kecurangan di putaran kedua Pilkada DKI 2017.

"Kami imbau kepada seluruh relawan dan pendukung Anies Sandi untuk mewaspadai kecurangan di putaran kedua Pilkada DKI ini," kata Jimy di Jakarta, Sabtu (18/3/2017).

Di samping itu, Jimy mengajak semua elemen pendukung pasangan calon nomor urut 3 ini untuk merapatkan barisan supaya pemilihan kepala daerah putaran kedua berjalan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil (luber dan jurdil).

"Jangan sampai pesta demokrasi dikotori oleh cara-cara kotor," ujarnya.

Menurut dia, pesan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yaitu menang dan kalah dalam kontestasi harus terhormat. Oleh karena itu, seluruh tim sukses dan relawan harus bersatu melawan cara-cara yang tidak sesuai Pancasila.

"Apalagi sampai mengancam keutuhan NKRI," jelas Presidium Relawan Agus-Sylvi for Anies-Sandi itu.

Ia menambahkan indikasi kecurangan pada putaran kedua Pilkada DKI ini mulai terlihat dengan adanya sejumlah temuan di lapangan, misalnya adanya pertemuan pengurus RT/RW dengan tim sukses (timses) pasangan calon lain di sebuah rumah makan kawasan Kebun Jeruk, Jakarta Barat.

"Kami dapat laporan, dalam pertemuan pengurus RT/RW dengan paslon tertentu di rumah makan itu diduga ada bagi-bagi duit. Kasusnya tengah diproses di Bawaslu," katanya.

Selain itu, Jimy menduga adanya penyesatan opini terhadap pemasangan spanduk larangan menshalatkan jenazah bagi pendukung salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI.

"Kami curiga opini ini sengaja di blow-up untuk memojokkan Anies-Sandi," tandasnya. [fad]

Komentar

 
x