Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 23 September 2017 | 19:51 WIB

Warga Diminta Renungkan Makna di Balik Isu SARA

Oleh : Willi Nafie | Jumat, 17 Maret 2017 | 21:06 WIB
Warga Diminta Renungkan Makna di Balik Isu SARA
Ketua Forum Komunikasi Ulama dan Masyarakat (Forkum) Gus Sholeh Mz
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Forum Komunikasi Ulama dan Masyarakat (Forkum) Gus Sholeh Mz mempertanyakan mengapa isu suku agama, ras dan antar golongan (SARA) sangat gencar dihembuskan di DKI Jakarta.

Padahal dalam proses Pilkada serentak 2017 dilaksanakan di 101 daerah di Indonesia, namun hanya di DKI Jakarta yang menguat soal isu SARA.

"Kenapa Al Maidah 51 hanya diterapkan di Jakarta saja, padahal di Papua PKS dukung Pendeta pemimpin," cletuk Gus Sholeh dalam acara diskusi bertajuk kebangsaan bertema "Islam dan permasalah kebangsaan saat ini", kata Gus Sholeh, Jumat (17/3/2017).

Menurut Gus Sholeh, sejatinya pertanyaan di atas harus direnungkan oleh berbagai pihak. Mengingat, tidak relevan jika selalu mencari kesalahan orang lain tanpa mencari tahu kebenaran yang ada, mengingat Indonesia merupakan negara Pancasila.

"Islam diajarkan untuk damai tanpa permusuhan, jadi jangan ciptakan permusuhan," tandasnya.

Gus Sholeh melanjutkan, Pilkada hanya proses politik saja, jadi jangan sampai termakan oleh janji mengingat fenomena yang terjadi saat ini sudah sangat mengkhawatirkan.

"Nabi Muhammad selalu mengajarkan kebaikan antar sesama, jadi kalau cari-cari kesalahan menjadi satu hal yang sangat dibenci oleh Allah SWT," pungkasnya.[jat]

 
x