Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 29 April 2017 | 04:54 WIB

Kapolri Minta BPN Selesaikan Sertifikasi Tanah

Oleh : Ray Muhammad | Jumat, 17 Maret 2017 | 13:16 WIB
Kapolri Minta BPN Selesaikan Sertifikasi Tanah
Kapolri Jenderal Tito Karnavian - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengharapkan Menteri Agararia dan Tata Ruang (ATR) Sofjan Djalil membantu kepengurusan sejumlah tanah milik Polri yang saat ini belum memiliki sertifikat.

Adapun saat ini ada sekitar 83 juta meter persegi tanah milik kepolisian yang belum terverifikasi.

"Ada 83 juta meter persegi tanah Polri yang belum disertifikasi. Kami mohon kepada Bapak Menteri agar diurus sertifikasinya," kata Tito usai menggelar rapat kerjasama pembentukan tim mafia tanah di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (17/3/2017).

Adapun tanah yang belum terferifikasi itu merupakan lahan bangunan untuk sekolah kepolisian dan yang saat ini telah dibangun polda baru.

"Tanah hibah masyarakat sudah diberikan tapi belum disertifikasi. Jadi, tidak bisa dilakukan pembangunan karena membangun gedung negara harus di atas tanah bersertifikat," imbuh Tito.

Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui Menteri ATR, Sofjan Djalil pun menyambut baik permintaan Kapolri ini.

Ia mengungkapkan, tidak hanya Polri sebagai salah satu instansi negara yang status tanahnya masih menggantung. Sejumlah lembaga lain pun mengalami hal yang sama.

"Kami akan mengupayakannya karena ini juga terjadi pada TNI dan instansi pemerintah lain. Kami akan mempercepat dan memberikan kepastian hukum melalui sertifikat. Masih ada 44 persen dari 100 persen aset tanah di Indonesia yang belum memiliki sertifikat, termasuk Polri," jelasnya.

Untuk mengupayakan penyelesaia sertifikasi tanah, BPK pun memiliki program yang dari tahun ke tahun akan meningkatkan proses pemberian sertifikatnya.

"Tahun ini 5 juta bidang dan tahun berikutnya 7 juta bidang, kemudian tahun berikutnya lagi 9 juta bidang," ucapnya. [rok]

Tags

x