Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 29 April 2017 | 04:46 WIB

Pesantren Tebuireng Salat Gaib untuk Kiai Hasyim

Oleh : - | Jumat, 17 Maret 2017 | 09:00 WIB
Pesantren Tebuireng Salat Gaib untuk Kiai Hasyim
Jenazah Almarhum mantan Ketua Umum Pengurus Besar Bahdlatul Ulama KH Hasyim Muzadi - (Foto: Beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Jombang - PP (Pondok Pesantren) Tebuireng, Jombang, akan menggelar salat gaib setelah salat Jumat. Itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir atas meninggalnya mantan Ketua Umum Pengurus Besar Bahdlatul Ulama KH Hasyim Muzadi.

Selain itu, pesantren yang didirikan Hadratussyikh Hasyim Asy'ari ini juga menggelar pembacaan tahlil bersama setelah salat magrib. Pernyataan itu ditegaskan pengurus PP Tebuireng, Teuku Azwani, Jumat (17/3/2017).

"Kita menggelar salat gaib setelah jumatan nanti. Salat gaib ini sebagai bentuk penghormatan terakhir untuk Kiai Hasyim Muzadi yang menghadap sang Khaliq, kemarin," ujar pengurus Tebuireng yang berasal dari NAD (Nangroe Aceh Darussalam) ini.

Tebuireng dan almarhum memang punya kedekatan. Selama hidup, Kiai Hasyim kerap berkunjung ke pesantren yang diasuh KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah. Bahkan, kakak kandung KH Hasyim Muzadi, yakni KH Muchit Muzadi merupakan murid langsung dari KH Hasyim Asy'ari.

Seperti diberitakan, sejak 11 Maret 2017, KH Hasyim Muzadi dirawat di rumah sakit Lavalette hingga Senin kemarin. Dalam surat keterangan yang diterbitkan 13 Maret 2017, Kepala RS Lavalette Abdul Rokhim menjelaskan bahwa KH Hasyim Muzadi sebenarnya masih perlu menjalani masa pemulihan di rumah sakit.

"Akan tetapi, Kyai Hasyim ingin menjalani masa pemulihan di kediamannya agar lebih dekat dengan santri-santrinya," ucap Abdul Rokhim dalam surat keterangan tersebut.

Kiai Hasyim akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (16/3/2017). Pimpinan pondok pesantren Al Hikam ini wafat sekitar pukul 06.15 WIB.

KH Hasyim Muzadi saat ini menjabat sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden sejak 19 Januari 2015. Pendiri Pondok Pesantren Al-Hikam Malang ini pernah menjabat sebagai Ketua Umum PB NU pada periode 1999-2010. [beritajatim]

Embed Widget

x