Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 26 Maret 2017 | 00:24 WIB
Hide Ads

Dewan Pakar Golkar Minta Kader tak Bermanuver

Oleh : Happy Karundeng | Selasa, 14 Maret 2017 | 18:02 WIB
Dewan Pakar Golkar Minta Kader tak Bermanuver
Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono (kedua dari kiri) - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono mengatakan rapat dewan pakar sepakat meminta kader tidak bermanuver dalam kasus e-KTP khususnya memunculkan isu Munaslub.

"Pertemuan ini memutuskan meminta kader jangan bereaksi membabibuta menanggapi berjalannya persidangan (kasus eKTP)," katanya di Kantor DPP Partai Golkar, Selasa (14/3/2017).

Agung menegaskan dinamika yang terjadi di persidangan kasus korupsi e-KTP tidak lantas menguatkan dasar untuk mendesak pelaksanaan Munaslub Partai Golkar.

"Tidak ada dasar lakukan Munaslub apalagi didasarkan pada azas praduga tak bersalah. Kita belum tahu kebenaran hukumnya," jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono mengatakan rapat hari ini tidak dilakukan karena beredarnya isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar.

"Pertemuan ini bukan bererti begitu deras permintaan (Munaslub) kalaupun ada hanya suara-suara perorangan," katanya usai rapat di Kantor DPP Partai Golkar, Selasa (14/3/2017).

Ia memang membenarkan rumor itu beredar di dalam tubuh Partai Golkar. Tapi wacana ini hanya dilontarkan perorangan bukan mewakili daerah atau organ di dalam tubuh Beringin.

"Kalau ada hanya dari perorangan tapi kalau daerah tidak ada,"

Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Mahyudin juga mengakui adanya isu penyelenggaraan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang belakangan berkembang pasca disebutnya nama Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dalam kasus dugaan korupsi eKTP.

"Ya, ada rumor-rumor dikit. Tapi sedikit saja tidak besar," katanya di Kantor DPP Partai Golkar, Selasa (14/3/2017).[jat]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget

x