Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 26 Maret 2017 | 00:20 WIB
Hide Ads

Ahok Ingin Hadirkan Eks Plt KPK, Hakim Pikir-pikir

Oleh : Fadhly Zikry | Selasa, 14 Maret 2017 | 17:28 WIB
Ahok Ingin Hadirkan Eks Plt KPK, Hakim Pikir-pikir
Terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama - (Foto: Inilah.com/Pool/Yuniadhi Agung/EC)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Tim pengacara terdakwa kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ingin menghadirkan mantan Plt KPK Indrianto Seno Aji sebagai saksi ahli dalam sidang ke-15, Selasa (21/3) pekan depan.

Namun majelis hakim tidak langsung mengabulkan hal tersebut. Pasalnya hakim ingin saksi yang diperiksa adalah saksi yang ada didalam daftar BAP. Jika saksi di BAP telah selesai diperiksa pun hakim belum memutuskan apakah setuju dengan keinginan tim pengacara Ahok tersebut.

"Mengenai permintaan penasihat hukum (Ahok) menghadirkan Prof Indrianto, ini tentunya kalau dikembalikan aturannya, kalau majelis merasa perlu, majelis akan perintahkan memanggil, tapi kalau majelis berpandangan tidak perlu tidak dipanggil, kalau pensihat hukum merasa perlu, silahkan penasihat datangkan," kata Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi di Kementrian Pertanian, Selasa (14/3/2017).

Tim pengacara Ahok pun mengaku sudah berusaha mendatangkan Indrianto namun kesulitan. Mereka pun meminta jaksa yang menghadirkan Indrianto, namun jaksa juga menolak. Karena hal itu merupakan keperluan penasihat hukum Ahok.

"Kalau penasihat hukum perlu ahli tapi tidak dapat menghadirkan, bisa mengusulkan ke majelis, tapi majelis pertimbangkan (untuk menghadirkan Indrianto), kalau majelis merasa tidak perlu, cukup yang dihadirkan pihak-pihak," kata Dwiarso.

Sidang Ahok sendiri akan dilanjutkan Selasa (21/3) pekan depan. Sidang pekan depan telah memasuki sidang ke-15. [ton]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

x