Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 26 Maret 2017 | 00:28 WIB
Hide Ads

Pulang Kampung, Misbakhun Dicurhati Soal UU Desa

Oleh : - | Selasa, 14 Maret 2017 | 10:22 WIB
Pulang Kampung, Misbakhun Dicurhati Soal UU Desa
Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Pasuruan - Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun memanfaatkan masa resesnya untuk mendengar aspirasi konstituennya di daerah pemilihannya yang meliputi Pasuruan dan Probolinggo.

Hari ini, Senin (13/03) sore di balai desa Branang, Kec. Lekok, Kab. Pasuruan, Misbakhun mendapat berbagai keluhan dari perangkat desa tentang pelaksanaan dana desa yang masih belum optimal dikarenakan belum begitu pahamnya tentang petunjuk penggunaan dana desa sebagaimana dalam UU Desa.

Mendapati keluhan tersebut, Misbakhun menyampaikan bahwa struktur APBN di era Presiden Jokowi sebanyak 57% adalah dana transfer ke daerah termasuk diantaranya dana desa. Agar ada solusi, Misbakhun berjanji akan menyampaikan kepada Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebagai mitra Komisi XI agar turun ke Pasuruan untuk memberikan bimbingan teknis pelaksanaan dana desa.

"Agar tidak ada keraguan dalam menggunakan dana desa. Saya juga akan melakukan evaluasi terhadap kinerja mitra komisi XI yang menaungi pelaksanaan dana desa melalui Fraksi Partai Golkar," kata Misbakhun sebagaimana keterangan tertulis yang dikirim ke redaksi media, Selasa (14/03).

Sementara, Ketua Komisi I DPRD Kab. Pasuruan, Udik Januantoro mengakui, Lekok adalah salah satu kecamatan yang minus di Kab. Pasuruan. Adanya dana desa, lanjut Udik, akan bisa membantu pembangunan di desa.

Udik yang juga ketua DPD Golkar Kab. Pasuruan meminta perangkat desa agar melaksanakan kegiatan sesuai aturan yang ada.

"Perangkat desa harus melaksanakan kegiatan sesuai dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) agar tidak menyalahi aturan," ujar dia.

Di sisi lain, salah satu keluhan masyarakat di dapilnya adalah tentang air. Mereka mengeluhkan proyek Umbulan yang dikerjakan PT.SMI memanfaatkan air di Pasuruan untuk memenuhi kepentingan Surabaya. Masalahnya, di sejumlah daerah di Pasuruan seperti di Lekok, masih kesulitan air bersih.

Menanggapi keluhan itu, Misbakhun berjanji akan menyampaikan keluhan itu kepada PT.SMI yang merupakan mitra Komisi XI. Sehingga ada solusi air bersih untuk warga Lekok.

Salah satu perangkat desa, Alimudil merasa bangga dengan kedatangan anggota DPR yang bersedia mendengar keluh kesah masyarakat Branang. Menurutnya, desa Branang merupakan desa yang tergolong minus. Untuk itu, pihaknya selaku perangkat desa sangat bahagia menerima kedatangan anggota DPR RI, bapak Misbakhun ini.

"Kami berharap semoga beliau dengan didukung perangkat yang ada, mampu meningkatkan pembangunan di kawasan timur Pasuruan yang masih minus," ujarnya.

Sementara Camat Lekok M. Nurcholis mengatakan, angka buta huruf di Kecamatan Lekok mencapai 6.000 orang atau sekitar 18%. Pihaknya berharap ada upaya percepatan pembangunan agar disparitas antara wilayah timur dan barat Pasuruan tidak terlalu melebar. [rok]

Tag

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget

x