Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 29 April 2017 | 00:50 WIB

Inilah Kecurangan Pilgub DKI Temuan Bang Japar

Oleh : - | Senin, 13 Maret 2017 | 23:22 WIB
Inilah Kecurangan Pilgub DKI Temuan Bang Japar
(Foto: inilahcom/Dok)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Relawan cagub-cawagub DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, Bang Japar (Kebangkitan Jawara dan Pengacara) menemukan sejumlah kecurangan saat Pilkada DKI putaran pertama.

"Saya menerima 489 laporan kecurangan saat Pilkada putaran pertama," kata Inisiator Bang Japar, Fahira Idris, Senin (13/3/2017).

Fahira mengatakan kecurangan tersebut diantaranya intimidasi, pemilih yang tidak terdaftar di DPT harus memiliki DPTB, waktu pemilihan yang di luar ketentuan, dan petugas KPPS yang sering menerapkan aturan sendiri.

Sementara itu, Abi Hakim, Anggota Bang Japar dari wilayah Kapuk Muara, Jakarta Utara mengatakan kecurangan yang dilaporkan di wilayahnya penyalahgunaan kartu C6 oleh ketua KPPS.

"KPPS bekerjasama dengan sejumlah ketua RT. Kartu C6 tidak diserahkan kepada pemilik suara," ujar Abi.

Kecurangan lainnya, tutur Abi, molornya waktu pemilihan. Waktu yang harusnya sampai pukul 13.00 WIB menjadi pukul 14.00 WIB. Wilayah kecurangan itu diantaranya Pantai Indah Kapuk, Pantai Mutiara, Duta Harapan Indah dan Vila Kapuk Mas.

Anggota Bang Japar lainnya, Syahrudin dari wilayah Pademangan mengatakan ada ketidaksesuai antara data DPT dan KTP. "Itu harus ditegaskan nama DPT misalnya nama terdapat di DPT namun KTP Bekasi," tutur Syahrudin.

Dengan pembentukan Bang Japar, kata Fahira, akan ditempatkan di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS). Anggota Bang Japar akan menegur dengan tegas jika menemukan kecurangan yang terjadi di TPS. "Kami antisipasi dari kecurangan Pilkada putaran pertama. Meminimalisir agar tidak terjadi lagi," kata anggota DPD RI ini. [ton]

x