Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 29 April 2017 | 00:54 WIB

Polisi Tangkap Komplotan Pelajar Garong Sekolahan

Oleh : - | Sabtu, 11 Maret 2017 | 18:07 WIB
Polisi Tangkap Komplotan Pelajar Garong Sekolahan
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Jombang - Aparat Polsek Bareng, Jombang membekuk komplotan pencuri spesialis sekolahan pada Sabtu (11/3/2017). Sebelumnya, komplotan ini melakukan pencurian di SDN Mundusewu 1, Kecamatan Bareng.

Ironisnya, komplotan ini masih berusia belia. Mereka terdiri dari pelajar SMP dan SMA. Masing-masing berinisal N (17), pelajar asal Desa/Kecamatan Ngoro dan AA (18), pelajar asal Jl Gresik Gang Kalim Desa Kepatian, Kabupaten Gresik.

Meski beralamat di Gresik, namun AA sehari-hari sekolah di Desa Kauman, Kecamatan Ngoro. Selain membekuk dua pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya dua unit laptop merk Acer, kamera digital merk Canon.

"Peralatan yang digunakan untuk mencuri juga kita sita sebagai barang bukti. Yakni, dua obeng, satu tang, tongkat, palu, pisau dan linggis. Seluruh peralatan itu dikemas dalam satu tas. Terakhir kami sita satu unit sepeda motor Suzuki RC 100 tanpa plat nomor," kata Kapolsek Bareng, AKP Lely Bahtiar.

Lely menjelaskan hasil pemeriksaan sementara, komplotan tersebut sudah menjalankan aksinya di 10 TKP (tempat kejadian perkara). Rincianya, tiga kali di Kecamatan Bareng dan tujuh kali di Kecamatan Ngoro. "Mereka ini memang spesialis pencuri di sekolah," ujarnya.

Mantan Kasubbag Humas ini mengatakan tertangkapkanya N dan AA saat beraksi di SDN Mundusewu 1 dini hari tadi. Awalnya, korps polisi mendapatkan informasi bahwa terjadi pencurian di sekolah tersebut.

Korps berseragam cokelat kemudian mendatangi TKP, ternyata informasi itu benar adanya. Hasil penyelidikan mengarah ke nama tersangka pertama kali yang ditangkap oleh petugas adalah N, sedangkan AA kabur lebih dulu.

"Mereka kita tangkap secara terpisah. Kita masih mengembangkan lagi kasus ini, karena tidak menutup kemungkinan bukan hanya 10 TKP yang telah dijarah pelaku," tandasnya.[beritajatim.com]

Tags

Embed Widget

x