Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 28 Juni 2017 | 22:54 WIB

Kejagung Yakin Miliki Dasar Dahlan jadi Tersangka

Oleh : - | Senin, 6 Maret 2017 | 16:50 WIB
Kejagung Yakin Miliki Dasar Dahlan jadi Tersangka
Dahlan Iskan - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kejakasaan Agung (Kejagung) memastikan penetapan tersangka kepada Dahlan Iskan atas kasus korupsi pengadaan mobil listrik tidak hanya didasari oleh salinan putusan kasasi Mahkamah Agung (MA).

"Jaksa dalam menetapkan Dahlan Iskan sebagai tersangka tidak hanya berdasarkan atas putusan itu kami juga punya alat-alat bukti cukup yang dilalui serangkaian penyidikan umum di mana beliau sudah pernah diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini," ujar Kepala Subdirektorat Penyidik Tindak Pidana Korupsi Kejagung, Yulianto usai menghadiri sidang praperadilan yang diajukan Dahlan Iskan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (6/3/2017).

Menurutnya, jaksa penyidik sejak awal sudah mempunyai alat bukti yang cukup dan ketika persidangan di Pengadilan Tipikor di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat disebutkan bahwa dalam putusan terhadap terdakwa Dasep Ahmadi, pengadilan juga menyampaikan barang bukti digunakan untuk perkara lain.

"Ketika di Pengadilan Tinggi ternyata diperkuat putusan dari Pengadilan Tipikor itu, artinya apa? Ternyata barang bukti dalam perkara Dasep Ahmadi digunakan untuk perkara lain sehingga penetapan Dahlan Iskan sebagai tersangka sudah melalui serangkaian tindakan yang terukur," tuturnya.

Namun, dia mengakui penetapan tersangka Dahlan Iskan Kejagung sebagai pihaknya selaku pengendali teknis masih menunggu putusan pengadilan.

"Di mana di dalam putusan pengadilan yang berkekuatan hukum yaitu di Mahkamah Agung melalui putusan kasasi tegas menyebut di halaman 65, bahwa perbuatan terdakwa yang melawan hukum tersebut telah menimbulkan kerugian keuangan negara yang secara signifikan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi sehingga terdakwa selaku Direktur PT Sarimas Ahmadi Pratama (Dasep Ahmadi) terbukti melakukan perbuatan secara bersama-sama dengan Dahlan Iskan," kata Yulianto.

Sebelumnya, Yusril Ihza Mahendra selaku Kuasa Hukum Dahlan Iskan menyatakan keberatan soal salinan putusan Dasep Ahmadi belum diterima oleh pihak yang bersangkutan sehingga hal tersebut belum bisa dijadikan dasar untuk melangkah lebih jauh menetapkan orang lain sebagai tersangka.

"Jadi yang ada itu dua lembar surat dari Mahkamah Agung berisi "summary" petikan bukan salinan dari kasus itu," ucap Yusril.[jat]

 
x