Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 29 April 2017 | 04:55 WIB

Polisi Amankan 6 Bungkus dan 45 Poket Ganja

Oleh : - | Minggu, 5 Maret 2017 | 02:08 WIB
Polisi Amankan 6 Bungkus dan 45 Poket Ganja
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Mojokerto - Sebanyak enam bungkus dan 45 poket ganja berhasil diamankan anggota Satnarkoba Polres Mojokerto dari dua tersangka. Kedua tersangka terancam Pasal 114 ayat (1) dan pasal 111 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Kasubbag Humas Polres Mojokerto, AKP Sutarto mengatakan, penangkapan kedua tersangka berawal dari penangkapan tersangka, Farid Darianto (28) warga Dusun Guwo RT 01 RW 01, Desa Jabontegal, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. "Tersangka diamankan tadi pagi sekira pukul 07.30 WIB," ungkapnya, Sabtu (4/3/2017).

Tersangka diamankan di sebuah rumah yang berada di Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Saat dilakukan pengeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa lima bungkus koran berisi ganja, 43 poket ganja kemasan plastik klip dikemas dalam plastik kresek warna putih.

"Sebanyak 43 poket dimasukkan ke dalam plastik kresek warna hitam dan dua poket ganja kemasan plastik klip dimasukkan dalam kotak plastik warna biru. Satu bendel plastik klip, satu unit timbangan digital merk Camry beserta kotak dan satu unit handphone merk Nokia warna hitam," katanya.

Di hadapan petugas, lanjut Kasubbag Humas, tersangka mengaku barang bukti ganja tersebut didapatkan dari seorang yang bernama M. Rudiyanto (29). Dari keterangan tersangka, petugas kemudian menangkap warga Dusun Mojolegi RT 02 RW 14, Desa Sawo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

"Tersangka Rudiyanto diamankan sekira pukul 09.00 WIB di rumahnya. Dari tangan tersangka didapat barang bukti berupa satu bungkus ganja yang dibungkus dengan kertas bekas kalender, dua unit handphone merk Nokia warna hitam, satu bendel plastik klip dan satu unit timbangan digital merk GX warna hitam," ujarnya.

Kasubbag Humas menambahkan, tersangka Muhammad Rudiyanto mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari AR dan saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Kedua tersangka terancam Pasal 114 ayat (1) dan pasal 111 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. [beritajatim]

Tags

Embed Widget

x