Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 22 Agustus 2017 | 17:53 WIB

Kapolri Minta KBPP Jaga Nama Baik Polri

Oleh : - | Rabu, 1 Maret 2017 | 20:05 WIB
Kapolri Minta KBPP Jaga Nama Baik Polri
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Budi Waseso - (Foto: Inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Budi Waseso bersama Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar menghadiri acara Hari Ulang Tahun (HUT) Keluarga Besar Putra-Putri (KBPP) Polri XIV di Wisma Bhayangkari, Jakarta Selatan pada Rabu (1/3/2017).

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengapresiasi acara syukuran HUT KBPP Polri yang ke-14 Tahun di Wisma Bhayangkari karena menunjukkan kesederhanaan. Kemudian, KBPP Polri diminta harus tetap menjadi pelopor garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

"Acara syukuran ini mengingatkan akan keutuhan dan keharmonisan suatu keluarga yang selalu kita dambakan, semoga kebersamaan ini harus terus dipelihara," kata Kakorbinmas Baharkam Polri Brigjen Arkian Lubis.

Menurut dia, usia KBPP Polri saat ini 14 tahun dimana secara psikologis masih remaja yang cenderung mencari jati diri dan berkeinginan untuk maju serta berkembang. Sehingga, semangat jiwa maju dan berkarya untuk bangsa patut diapresiasi.

"Ini tercermin KBPP Polri bertujuan galang persatuan dan kesatuan meningkatkan organisasi kepada bangsa dan negara sebagai wujud cinta tanah air," ujarnya.

Di samping itu, Tito mengingatkan kepada seluruh KBPP Polri harus tunduk kepada aturan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang organisasi kemasyarakatan (ormas). Kemudian, menjaga nama baik keluarga besar Polri, tata pada penegakan hukum dan menjaga NKRI.

"Organisasi ini mampu melayani masyarakat dalam berbagai bidang seperti sosial, politik, kebudayaan, ekonomi, kesehatan, pendidikan, bidang hukum keamanan pertahanan dan komunikasi," jelas dia.

Ia menambahkan saat ini Indonesia sedang menghadapi berbagai tantangan, baik dari internal maupun eksternal. Sehingga, KBPP Polri sebagai pelopor garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa harus bisa menghadapi tantangan global dan transnasional.

Menurutnya, generasi muda jadi target sindikasi jaringan internasional khususnya kejahatan narkoba, pelaku bom bunuh diri yang direkrut terorisme kebanyakan kelompok muda bahkan sasaran paham radikalisme.

"Apabila dipadukan dengan inovasi dan komitmen generasi muda, tentu jadi senjata ampuh dalam menghadapi ancaman tersebut. KBPP Polri salah satu potensi nasional harus berperan aktif dalam gelorakan penguatan bela negara, hal itu dapat dimulai dari internal organisasi KBPP Polri," katanya.

Sementara Ketua Umum KBPP Polri, A. H. Bimo Suryono mengatakan pihaknya akan senantiasa berada di garis terdepan dalam menjaga, menjalankan serta mempertahankan Kebhinekaan yang ada.

"Kami jajaran KBPP Polri yakin dan percaya penegakan hukum tetap dapat dijalankan dan diterapkan oleh para orang tua kami yang berdinas saat ini, kami percaya pimpinan Polri dan jajaran tetap mengedepankan hukum sebagai panglima dalam pengabdiannya di masyarakat," kata Bimo.

Sementara Ketua Panitia HUT KBPP Polri, Vino Budi Gunawan mengatakan acara syukuran ini diberikan penghargaan serta sumbangan kepada para anggota Polri yang terluka dalam menjalankan tugas di lapangan seperti bom Thamrin dan anggota yang terluka dalam menjalankan tugas.

"Selain itu, kami juga mengadakan upacara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, kemudian pertandingan sepak bola antar asrama Komplek Polri, kunjungan ke RSKO milik BNN di Lido Sukabumi dan Rumah Sakit Polri serta kegiatan bakti sosial," kata Vino.

Ormas KBPP Polri pertama kali didirikan di Medan Sumatera Utara Tahun 2000 dengan pencetus awal Megananda Direktur Utama PTPN di Sumatera Utara, beliau putera dari Mayjend Daryono Warsito mantan Komandan Korps Brimob. Pada pendirian ormas ini didukung oleh Kapolda Sumatera Utara Brigjen Sutanto. [ton]

 
x