Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 21 Oktober 2017 | 17:09 WIB

Disuguhi Video Porno, Anak Majikan Dicabuli

Oleh : - | Selasa, 28 Februari 2017 | 20:34 WIB
Disuguhi Video Porno, Anak Majikan Dicabuli
(Foto: Beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Malang - Polres Malang mengamankan seorang pria bernama Mudafir (51) atas dugaan pencabulan terhadap anak majikannya yang masih berusia 7 tahun.

Warga Desa Pakisaji, malang itu tepergok oleh majikannya saat meraba kemaluan korban. Ketika itu korban disuguhi video porno di handphone pelaku.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Malang, Iptu Sutiyo menjelaskan, tindak pidana pencabulan yang dilakukan tersangka, kepergok oleh ibu kandung dari korban.

"Pelaku kepergok ibu kandung korban. Saat itu anaknya diraba-raba pada bagian kemaluan. Karena tak terima, ibu kandung korban sempat berteriak minta tolong pada warga sebelum pelaku kita amankan," ungkapnya, Selasa (28/2/2017).

Korban adalah anak kandung dari majikan tersangka. Sehari-hari, pelaku bekerja sebagai pembuat gibs di rumah milik orang tua korban. Saat berada di dalam rumah, korban justru disuguhi film porno yang ada di ponsel milik pelaku. Namun, tersangka mengelaknya dan mengaku jika korban sendiri yang melihat film porno pada ponsel miliknya.

"Setelah ibu kandung korban berteriak, warga akhirnya datang. Dari hasil pemeriksaan kami, ternyata ada 4 orang anak kecil lagi yang diperlakukan tidak senonoh oleh pelaku," beber Sutiyo.

Sementara itu, Mudafir berdalih jika dirinya tidak memperlihatkan film porno di ponsel miliknya pada Sina. "Telpon saya kan ada di meja. Lalu diambil korban dan dilihat-lihat. Di ponsel saya memang banyak film porno," kata Mudafir.

Saat ditanya 4 orang anak kecil yang juga menjadi korban perbuatan mesumnya, Mudafir hanya cengengesan. Ia mengaku bergurau saat meraba-raba dan memasukan tanganya ke alat vital seluruh korban. "Saya nggak sengaja, memang pernah meraba-raba, hanya bergurau saja," tandasnya.

Atas perbuatanya, Mudafir terancam penjara maksimal 15 tahun karena melanggar pasal 82 junto 76e Undang-Undang nomer 35 tahun2014 atas perubahan UU nomer 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. [beritajatim/ton]

Tags

Komentar

 
x