Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 30 Maret 2017 | 04:03 WIB
Hide Ads

Aksi Bela Islam

Polri Tetapkan Ketua Yayasan KUS Jadi Tersangka

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Rabu, 22 Februari 2017 | 14:24 WIB
Polri Tetapkan Ketua Yayasan KUS Jadi Tersangka
Kapolri Jenderal Tito Karnavian - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Polri telah menetapkan Ketua Yayasan Keadilan Untuk Semua (KUS) Adnin Arnaz sebagai tersangka kasus pencucian uang dalam Aksi Bela Islam pada 4 November 2016 (Aksi 411).

"Iya (menjadi tersangka) untuk kasus yayasan ya, karena kan ada Undang-undangnya yaitu UU Yayasan," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Gedung DPR, Rabu (22/2/2017).

Sebelumnya, Polri telah menetapkan Islahudin Akbar sebagai tersangka kasus pencucian uang dengan tidak pidana pasal pengalihan kekayaan Yayasan Keadilan Untuk Semua (KUS).

Islahudin merupakan orang dekat Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Bachtiar Nasir. Dalam kasus ini, Islahudin merupakan orang suruhan Bachtiar untuk mencairkan dana dari rekening yayasan.

Bachtiar Nasir dalam pemeriksaan mengatakan ada dana Rp3 miliar yang dikelola untuk Aksi Bela Islam pada 4 November dan 2 Desember 2016. Dana tersebut berasal dari donasi masyarakat yang ditampung di rekening Yayasan Keadilan Untuk Semua.[jat]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

x