Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 26 Februari 2017 | 01:21 WIB
Hide Ads

Gerindra: Masa Koalisi Cikeas Dukung Ahok?

Oleh : Ray Muhammad | Jumat, 17 Februari 2017 | 08:00 WIB
Gerindra: Masa Koalisi Cikeas Dukung Ahok?
Wasekjen DPP Partai Gerindra Andre Rosiade - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Partai Gerindra meyakini PPP, PKB dan PAN akan mengambil langkah bijak untuk memutuskan mendukung salah satu pasangan calon yang akan maju pada putaran kedua di Pilkada DKI 2017.

Sebagaimana diketahui, pada Pilkada DKI yang digelar tahun ini, ketiga partai tersebut memutuskan berkoalisi dengan Demokrat untuk mengusung Agus-Sylvi.

Berdasarkan hitung cepat yang digelar sejumlah lembaga, pasangan calon yang diusung Koalisi Cikeas itu menempati urutan ketiga sehingga kemungkinan besar tidak akan maju pada putaran kedua.

Wasekjen DPP Partai Gerindra Andre Rosiade menuturkan, partainya beserta Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka diri untuk menerima ketiga partai tersebut bergabung mendukung pasangan calon Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

"Kami membuka diri koalisi Agus-Sylvi bergabung. Akan tetapi, kami juga memaklumi jika seandainya PPP, PKB dan PAN mendukung jagoannya pemerintah (Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat). Kan, kita tahu pemerintah saat ini dikuasai oleh PDIP. Kami meyakini ketiga partai ini akan bijak menentukan langkahnya," ujar Andre kepada INILAHCOM, Jakarta, Kamis (16/2/2017).

Ia pun meyakini PPP, PKB dan PAN tidak akan mengambil resiko untuk mendukung pasangan petahana Ahok-Djarot atas dasar pertimbangan pangsa pasar pemilih yang disasar ketiga partai tersebut.

"Masa PPP dan PKB mendukung Ahok? PAN juga dikenal sebagai partai kalangan Muhammadiyah. Kalau mendukung Ahok, artinya pemilih Muslim yang selama ini menjadi pangsa pasar ketiganya dipaksa memilih si penista agama yang juga menghina ulama," pungkasnya. [rym]

2 Komentar

Image Komentar
SUKARJA - Jumat, 17 Februari 2017 | 15:13 WIB
Koalisi pilkada pasca kekalahan koalisi cikeas? pan cocok ke pks-gerindra yg dekat muhammadiyah/wahabi,..ppp dan pkb lebih dekat dg mega, ppp dan nu pernah jadi wapres/cawapres mega, hamzah haz dan hasyim muzadi....
Image Komentar
SUKARJA - Jumat, 17 Februari 2017 | 15:06 WIB
Kalau pan yg muhammadiyah mungkin dukung pks,..sama2 antitahlil,..nah kalau ppp dan pkb yang kebanyakan nu pasti lebih codong ke ahok, dimana megawati pernah dekat dengan nu saat penclonan hasyim muzadi sbg cawapres.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

x