Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 21 Agustus 2017 | 02:05 WIB

Ikan Paus Tersangkut Jaring Nelayan Tuban

Oleh : - | Kamis, 16 Februari 2017 | 10:59 WIB
Ikan Paus Tersangkut Jaring Nelayan Tuban
Nelayan menunjukkan Ikan Paus yang tersangkut jaring di Tuban - (Foto: Beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Tuban - Seekor ikan paus yang biasa dikenal oleh para nelayan dengan nama jenis ikan botol tersangkut jaring nelayan dan akhirnya terbawa sampai ke tepi pantai kawasan Pantai Kelapa, Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Kamis (16/2/2017).

Ikan paus yang masih belum terlalu besar tersebut menjadi tontonan sejumlah warga sekitar pantai yang penasaran dengan ikan itu. Paus itu tersangkut jaring nelayan lantaran terhempas gelombang tinggi akibat cuaca buruk yang terjadi di laut utara Pulau Jawa itu.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan ikan paus dengan panjang sekitar 1 meter lebih itu pertama kali diketahui oleh Sama'un (50), seorang nelayan asal Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Tuban. Yang mana ketika mencari ikan di kawasan laut utara itu jaringnya terasa berat saat akan diangkat.

"Ikannya itu tahu-tahu nyangkut di jaring. Saya juga kaget," ujar Sama'un, saat berada di Pantai Kelapa, setelah melaut.

Dia menjelaskan, ketika tersangkut di jaringnya yang biasa digunakan mencari rajungan itu, kondisi ikan paus sudah mati. Sehingga ikan tersebut ditarik dengan menggunakan jaringnya sampai ke tepi pantai pasir tersebut.

"Itu ditemukannya nyangkut di tengah laut sekitar empat kilometer dari pantai. Waktu nyangkut di jaring sudah mati," tambahnya.

Paus yang tersangkut jaring nelayan dan sudah mati tersebut diperkirakan baru berusia sekitar dua bulan. Sejumlah nelayan mengatakan bahwa ketika menghadapi perubahan arah angin di laut seperti ini, banyak ikan besar yang muncul di sekitar lokasi para nelayan mencari ikan yang hanya beberapa mil dari darat.

"Sering ikan-ikan besar itu muncul, apalagi sekitar bulan 4 nanti. Beberapa waktu lalu juga ada yang lebih besar lagi dan tersangkut jaring nelayan sini," ujar Kasan (54), Ketua paguyuban nelayan yang ada di Pantai Kelapa, Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Tuban.

Penasaran dengan ikan paus yang tersangkut jaring nelayan itu sejumlah warga silih berganti datang ke pantai tersebut. Karena sudah mati, selanjutnya ikan tersebut oleh para nelayan setempat akan dikubur karena tidak akan ada yang mau ikan tersebut. [beritajatim]

Tags

 
x