Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 25 November 2017 | 18:23 WIB

Longsor, Arus Lalin Bogor-Cianjur Tertutup

Oleh : Reza Zurifwan | Rabu, 15 Februari 2017 | 21:17 WIB
Longsor, Arus Lalin Bogor-Cianjur Tertutup
Longsor terjadi di Desa Tugu Utara dan Desa Tugu Selatan - (Foto: Reza Zurifwan)
facebook twitter

INILAHCOM, Bogor - Personil petugas gabungan bergotong royong mengevakuasi pohon pinus dan material longsor di Jalan Raya Puncak, Cisarua. Bencana longsor terjadi di dua lokasi, yaitu Desa Tugu Utara dan Desa Tugu Selatan.

"120 petugas gabungan dari kepolisian, Camat, Satpol PP dan masyarakat bahu membahu membersihkan jalan dari material longsor yang terjadi pukul 15.00 dan 17.00 WIB," ujar Kepala Satlantas Polres Bogor AKP Hasby, Rabu (15/02/2017).

Selaim dilakukan secara manual, petugas juga dibantu alat berat yang dipinjamkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang memiliki kantor di Cibodas.

"Dua alat berat louder dan eskavator dipinjamkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Dalam 10 hari terakhir, bencana tanah longsor di Jalan Raya Puncak ini yang ketiga kalinya," sambungnya.

Akibat dari bencana tanah longsor ini, arus lalu lintas baik yang menuju Cianjur maupun Bogor terganggu, hingga mengakibatkan kemacetan panjang.

"Selama evakuasi ini, kami memberlakukan buka tutup agar kemacetan dari dua arah tidak terlalu panjang. Kami minta pengendara waspada dan berhati-hati melewati jalur Puncak," tutur AKP Hasby.

Terpisah Dicky warga Cisarua bersyukur bencana tanah longsor di Desa Tugu Selatan, yang telah merobohkan tebingan dan pagar Villa Syuga tidak menimbulkan korban jiwa ataupun luka.

"Pagar dan tebingan yang longsor ke jalan tidak menimbulkan korban luka atau jiwa, karena disaat kejadian hujan turun sangat deras, dan arus kendaraan juga tidak sedang padat," ucap Dicky.

Ia melanjutkan, dari hasil penilaian sementara penjaga villa yang letaknya tak jauh dari Restoran timur tengah Aljazeera ini. Perkiraan total kerugian diatas tak kurang dari Rp10 juta.

"Nilai kerugian dari longsornya tanggul penahan tanah dan material pagar seng, diperkirakan Rp10 juta. Pemilik vila sendiri sedang tidak berada ditempat dan vila dalam keadaan sepi," tandasnya. [ton]

Komentar

 
x