Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 25 Juni 2017 | 03:57 WIB

Dua Sejoli Bunuh Diri Terjun ke Danau Batur

Oleh : Dewa Putu Sumerta | Selasa, 14 Februari 2017 | 19:11 WIB
Dua Sejoli Bunuh Diri Terjun ke Danau Batur
Mayat sepasang kekasih yang bunuh diri terjun ke Danau Batur, Kintamani - (Foto: inilahcom/Dewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Bangli - Menyambut hari kasih sayang atau yang lebih dikenal sebagai hari Valentine, masyarakat Bali justru dikejutkan aksi bunuh diri pasangan kekasih I Nengah Asih (38) dengan Ni Ketut Pratiwi (18).

Kedua pasangan yang sedang mabuk kasmaran itu dengan mengikat kedua tangannya menceburkan diri di Danau Batur, Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali setelah asmara yang dijalinnya tidak direstui oleh pihak keluarga korban.

Kapolres Bangli, AKBP Danang Beny K menyatakan peristiwa tersebut bermula saat Ni Wayan Sutri menerima SMS (Short Message Service) dari adik iparnya I Nengah Asih (korban) warga Banjar Bayung Gede desa Bayung Gede, Kintamani, Bangli yang isinya memintanya agar memberitahu I Komo mengambil mobil milik korban di Dermaga Kedisan, Kintamani, Bangli.

Menurut Danang, setelah menerima SMS tersebut, saksi Ni Wayan Sutri lalu mencoba menghubungi melalui telepon pribadinya korban yang juga adik iparnya I Nengah Asih. Saat dihubungi sambungan teleponnya nyambung namun tidak diangkat korban.

"Saksi yang curiga bersama I Komo mengecek ke Dermaga Kedisan dan sampai di Dermaga Kedisan ditemukan mobil Daihatsu Taft GT DK 699 CN milik korban I Nengah Asih di parkir di parkiran dermaga dalam keadaan tidak terkunci atau kuncinya nyantol dalam stir kendaraan," ucapnya, Selasa (14/2/2017).

Dalam mobil korban ditemukan 2 buah HP dan sebuah surat wasiat. Selanjutnya peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Kintamani. Polsek Kintamani diback up buser Polres dan Sat Polair Polres Bangli tiba di TKP.

Setelah melakukan olah TKP dan menginterogasi para saksi selanjutnya dilakukan upaya pencarian di sekitar danau dan pada pukul 20.30 wita korban I Nengah Asih ditemukan dalam keadaan meninggal tenggelam dan saling mengikatkan diri dengan kekasihnya Ni Ketut Pratiwi, warga Banjar Pludu, Desa Adat Bayung Gede, Kintamani, Bangli dengan cara menggunakan sebuah selendang berwarna hijau.

Berdasarkan hasil olah TKP, identifikasi, pemeriksaan tim medis, interogasi para saksi dan didukung dengan surat wasiat yang ditemukan dalam mobil korban I Nengah Asih diduga kuat kedua korban sengaja bunuh diri secara bersama-sama dengan mengikatkan diri antara keduanya selanjutnya menceburkan diri ke dalam Danau Batur sehingga meninggal dunia.

"Keduanya sengaja bunuh diri bersama dengan mengikatkan diri antara keduanya, selanjutnya menceburkan diri ke dalam danau sehingga meninggal dunia," jelas Danang.

Diduga kedua sepasang kekasih yang terpaut usia 20 tahun itu nekat bunuh diri karena hubungan asmaranya tidak direstui pihak keluarga karena korban I Nengah Asih berstatus berkeluarga atau memiliki istri yang sudah kawin selama 14 tahun namun belum memiliki keturunan.

Perkawinan korban I Nengah Asih selama ini juga diketahui tidak harmonis dan pisah ranjang, sedangkan kekasih yang juga korban Ni Ketut Pratiwi masih berstatus pelajar kelas 2 SMA di Desa Bayung Gede, Kintamani, Bangli, Bali.

Pasca peristiwa menggemparkan warga ini, pihak keluarga akhirnya menerima kematian korban sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi serta menerima kematian korban murni akibat bunuh diri. [ton]

 
x