Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 22 November 2017 | 14:26 WIB

Keluarga Korban Kapal Tenggelam Sayangkan Alfatran

Oleh : Iwan Purwantono | Sabtu, 4 Februari 2017 | 10:48 WIB
Keluarga Korban Kapal Tenggelam Sayangkan Alfatran
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Anggota DPR Lili Asdjudiredja sangat menyesalkan sikap tertutup PT Alfatran Raya dalam menangani pekerjannya yang meninggal akibat tenggelamnya kapal di Takalar, Sulawesi Selatan.

Kata Kader Golkar ini, Dharmawan CP adalah pekerja dari PT Alfatran Raya. Ketika menjalankan tugas perusahaan, Dharmawan mengalami kecelakaan kerja. Kapal motor yang ditumpanginya Kapal Cahaya Irna tenggelam tak jauh dari Pelabuhan Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (3/2/2016).

Asal tahu saja, Dharmawan bersama tiga orang temannya berencana menyebrang ke Pulau Tanakeke untuk menjalankan tugas perusahaan. Belum sampai tujuan, kapalnya hancur diterjang ombak. Selang beberapa jam, Dharmawan yang kelahiran Nganjuk, Jawa Timur itu ditemulkan tewas.

Sayangnya, pihak perusahaan yakni PT Alfatran Raya tidak kooperatif, bahkan terkesan tertutup. Sampai kini, tak ada kejelasan kapan jenasah Dharmawan dikiriimkan ataupun jadwal kedatanhannyam..

"Padahal, menurut informasi yang saya terima, pihak keluarga sangat bersedih atas peristiwa ini. Dan, mereka selalu mencari informasi dari perusahaan. Namun perusahaan diam saja. Kesannya kok enggak profesional," paparnya kepada wartawan di Jakarta, sabtu (4/1/2017).

Menurut vokalis komisi VI ini, pihak keluarga justru mengapresiasi sikap mensos Khofifah Indar Parawangsa yang langsung bergerak cepat. Demikian pula otoritas Bandara Djuanda Surabaya menyatakan siap menerima kedatangan jenazah.

"Saya minta pihak perusahaan harus bertanggung jawab. Urus jenasah dengan baik dan cepat. Buka komunikasi dengan pihak keluarga. Serta penuhi seluruh hak-hak korban," tuturnya. [rok]

Komentar

 
x