Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 25 November 2017 | 05:26 WIB

Kuasa Hukum Geo Dipa Nilai Jaksa Tak Konsisten

Oleh : - | Senin, 23 Januari 2017 | 23:11 WIB
Kuasa Hukum Geo Dipa Nilai Jaksa Tak Konsisten
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menggelar sidang kasus sengketa proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) Dieng-Patuha antara PT Geo Dipa Energi dan PT Bumigas Energi pada Senin (23/1/2017).

Kali ini, sidang agendanya pembacaan tanggapan dari jaksa penuntut umum (JPU) atas nota keberatan atau eksepsi dari terdakwa mantan Presiden Direktur PT Geo Dipa Samsudin Warsa.

Samsudin melalui kuasa hukumnya, Heru Mardijarto menilai jaksa menjawab semua eksepsi tidak secara rinci atau keluar dari pokok perkara. Padahal, Heru berharap penuntut umum bisa lebih cermat dan melihat fakta-fakta sebelum menanggapi eksepsi tersebut.

"Penuntut umum seharusnya dapat melihat fakta-fakta didalam perkara ini secara utuh dan dapat memberikan tanggapan secara utuh serta lebih spesifik, berikut penjelasan kami," kata Heru.

Ia menjelaskan dalam sidang sebelumnya, eksepsi tim kuasa hukum telah memberikan penjelasan secara lengkap dan utuh mengenai rentetan kasus tersebut. Khususnya, terkait ruang lingkup kasus ini yang sebenarnya masuk dalam ranah perdata bukan pidana.

Menurut dia, penuntut umum salah menentukan pihak yang didakwa dalam perkara ini, karena jaksa secara tegas menyatakan dan menyampaikan seluruh tindakan yang disebutkan dalam surat dakwaan merupakan tindakan Geo Dipa selaku korporasi atau badan hukum, bukan dilakukan secara pribadi oleh klien kami.

"Dalam tanggapannya itu, penuntut umum tidak menjawab secara jelas dan rinci keberatan kami mengenai kesalahan pihak. Sebaliknya, penuntut umum justru menunjukkan ketidakkonsistenannya di dalam tanggapan," jelasnya.

Sementara kuasa hukum Samsudin, Lia Alizia menjelaskan ketidak konsistennya jaksa yang awalnya menuntut kliennya Samsudin bertindak sebagai Presiden Direktur PT Geo Dipa Energi, namun diakhir tanggapan justru berubah dan menyebut kliennya bertindak selaku pribadi.

"Hal ini justru menimbulkan kebingungan, khususnya mengenai apakah penuntut umum berpendapat bahwa terdakwa bertindak sebagai pribadi atau sebagai Presiden Direktur Geo Dipa," kata Lia.

Oleh karena itu, Lia meminta kepada majelis hakim sebelum mengadili perkara ini sebaiknya mendapat gambaran secara utuh atas fakta-fakta yang diabaikan oleh penyidik dan penuntut umum. Karena, terdakwa Samsudin juga berharap majelis hakim memahami secara utuh latar belakang persoalan yang diperiksa didalam perkara ini.

"Perkara ini sesungguhnya murni sengketa kontrak dilingkup perdata dan sama sekali tidak terdapat unsur pidana, maka majelis hakim harus menjatuhkan putusan yang seadil-adilnya dan sesuai dengan hukum serta yurisprudensi," tandasnya. [ton]

Tags

Komentar

 
x