Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 29 April 2017 | 00:48 WIB

Alasan KPK Belum Naikan Kasus Pelindo

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 9 Januari 2017 | 20:15 WIB
Alasan KPK Belum Naikan Kasus Pelindo
Ketua KPK Agus Rahardjo - (Foto: inilahcom/Agus Priatna)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pimpinan KPK jilid ke-IV belum juga menuntaskan kasus dugaan korupsi pengadaan quay container crane yang menjerat mantan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II Richard Joost Lino.

Bahkan, sejak ditetapkan sebagai tersangka pada Desember 2015 silam, penyidik KPK baru memeriksa RJ Lino satu kali. KPK tak lagi memanggil Lino, dan hanya saksi-saksi yang dipanggil KPK.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengklaim belum dinaikannya penyidikan kasus yang menjerat Lino ke penuntutan karena saat ini pihaknya mengalami kesulitan untuk menghitung kerugian negara.

"Kasus Pelindo kami belum final rumuskan besarnya kerugian negara. Terus terang kami sampai hari ini belum bisa finalkan," kata Agus di kantor KPK, Jakarta, Senin (9/1/2017).

Meski begitu, Agus sesumbar kedepan akan melakukan koordinasi dengan lembaga yang berwenang menghitung kerugian negara, seperti BPK atau BPKP. Untuk itu, dia membantah pihaknya memperlambat kasus tersebut.

"Jadi, masalah utamanya belum final menghitung kerugian negaranya. Jadi, tidak ada maksud kenapa ini lambat," ujarnya.

Sementara Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyebut, kasus yang lama termasuk kasus Pelindo, karena berhubungan dengan pelanggaran pasal 2 dan 3 Undang-undang Tipikor tentu harus menunggu hasil perhitunhan kerugian negara.

"Kami hanya menunggu, kalau sudah selesai (perhitungan kerugiannya) pasti segera naik (ke tahap penuntutan)," kata Syarif.[jat]

Tags

x