Find and Follow Us

Sabtu, 20 Juli 2019 | 05:10 WIB

Ganjar Marah, Tutup Ritual Seks di Gunung Kemukus

Selasa, 25 November 2014 | 14:27 WIB
Ganjar Marah, Tutup Ritual Seks di Gunung Kemukus
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo - (Foto: inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)

INILAHCOM, Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo marah bukan kepalang. Pasalnya, wisata Gunung Kemukus, Sragen, yang merupakan wisata religi berubah menjadi ritual seks.

Ganjar prihatin sehingga dia akan menutup praktik ritual seks yang sudah menjadi sorotan media asing itu.

Menurut politikus PDIP itu, ritual seks tersebut telah membelokkan tujuan utama wisata Gunung Kemukus yakni wisata Religi. Pihaknya masih berkoordinasi dengan Bupati Sragen yang memiliki kewenangan menutup praktik ritual seks itu.

"Praktik terselubung tersebut sudah berlangsung lama," ungkap Ganjar di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Semarang, Selasa (25/11/2014).

Dia menuturkan pihaknya ingin melibatkan tokoh masyarakat dan agama untuk menyingkirkan penyimpangan wisata di Gunung Kemukus tersebut. Untuk wisata religi ada pendapatan asli daerah (PAD).

"Saya intinya sampaikan saja, kalau ritul seks jangan. Itu saja yang dibersihkan, saya ingin ajak seluruh tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk bisa terlibat."

Dia menambahkan ritual seks di Gunung Kemukus termasuk pembelokan kultur dan kurangnya pengetahuan. Sehingga diperlukan adanya sosialisasi di wilayah ini.

"Mau kayak kok harus 'gitu' dulu bukan sama pasangan. Mari buat pelatihan biar ngerti persis," tandasnya usai suatu acara.

Ritual seks di Gunung Kemukus sebagai syarat untuk menjadi kaya. Padahal, daerah ini merupakan tempat wisata religi atau untuk ziarah.

Ritual di Gunung Kemukus dilakukan pada hari-hari tertentu dan paling ramai Jumat Pon. Saat ini Gunung Kumukus juga dikenal sebagai "Gunung Seks". [yeh]

Komentar

x