Find and Follow Us

Selasa, 15 Oktober 2019 | 07:25 WIB

Penjelasan Menteri Hanif Soal Aksi Lompat Pagar

Oleh : Aris Danu | Sabtu, 8 November 2014 | 14:28 WIB
Penjelasan Menteri Hanif Soal Aksi Lompat Pagar
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri memberi penjelasan mengenai aksi lompat pagar saat melakukan inspeksi mendadak di Perusahaan Pengerah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Swasta.

"Tempo hari sebenarnya terpaksa saya lompat pagar, karena saya sudah salam, sudah ketok pintunya, saya juga sampai melongok ke dalam minta tolong dan saya sudah setengah mengancam sambil saya bilang 'kalau nggak dibukain saya akan loncat'. Dan ternyata tetap nggak dibuka," kata Hanif Dhakiri, dalam acara diskusi Perspektif Indonesia, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/11/2014).

Menteri yang juga politisi dari PKB ini mengatakan, ketika usahanya untuk masuk ke tempat penampungan TKI tidak direspon, ia mulai curiga adanya ketidakberesan di tempat tersebut.

"Dalam pikiran saya kalau saya yang dalam posisi saya sebagai menteri untuk masuk nggak bisa, bayangkan kalau orangtua dari para calon tenaga kerja ini mau nengokin anaknya," urainya.

Terlebih ditambahkan Hanif, tempat penampungan calon TKI itu tidak memiliki papan nama perusahaan.

"Itu nggak jelas dan nggak ada plang namanya, sebenarnya kalau menurut ketentuan setiap penampungan (calon TKI) itu harus ada namanya, misalnya PT apa, pagar juga tidak boleh ditutup jadi kelihatan ada aktivitas di dalam," imbuhnya.

Setelah semua usaha tidak membuahkan hasil Hanif pun dengan terpaksa melompati pagar rumah tempat penampungan calon TKI.

"Oleh karena itu terpaksa lah (lompat), Tuhan yang bikin saya itu (lompat pagar). Memang Tuhan yang menunjukkan karena kok ya kebetulan ada motor diparkir di dekat pagar," papar Hanif. [mes]

Komentar

x