Find and Follow Us

Rabu, 22 Mei 2019 | 07:12 WIB

Berantas Korupsi, Jokowi Harus Tunjuk Jaksa Agung

Oleh : Marlen Sitompul | Senin, 3 November 2014 | 15:31 WIB
Berantas Korupsi, Jokowi Harus Tunjuk Jaksa Agung
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto : inilah.com / Eusebio Chrysnamurti)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta untuk tidak berlama-lama menunjuk posisi Jaksa Agung RI. Sebab, Kejaksaan Agung harus menjadi ujung tombak pemberantasan korupsi.

Wakil Ketua Komisi III DPR Benny K Harman mengatakan, penunjukkan jaksa agung sebagai salah satu komitmen Jokowi dalam pemberantasan korupsi di pemerintahannya.

"Kalau presiden anggap kejaksaan itu institusi penting dalam mewujudkan janji dan komitmennya akan pemberantasan korupsi, maka tidak boleh berlama-lama menunjuk jaksa agung," kata Benny, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/11/2014).

Sebab, kata Benny, pelaksana tugas jaksa agung tidak bisa membenahi Kejagung secara menyeluruh.

"Namanya plt, pasti otoritasnya dibatasi. Memang tidak ada batas waktu presiden tentukan jaksa agung, tapi kan kurang elok saja," katanya.

Sekadar informasi, setelah masa bakti Jaksa Agung Basrief Arief berakhir seiring dengan pergantian presiden, Andhi Nirwanto dipercaya sebagai plt jaksa agung menggantikan Basrief. [yeh]

Komentar

x