Find and Follow Us

Minggu, 26 Mei 2019 | 23:33 WIB

LSM dan Media Asing Kecam Penunjukan Ryamizard

Senin, 27 Oktober 2014 | 16:37 WIB
LSM dan Media Asing Kecam Penunjukan Ryamizard
Ryamizard, Menteri Pertahanan - (Foto: inilahcom)

INILAH.COM, Jakarta - Sejumlah LSM mengecam Presiden Joko Widodo saat memilih Ryamizard sebagai Menteri Pertahanan.

Tidak kurang dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Organisasi yang memantau kasus Timor Leste dan Indonesia yang berkantor di New York, Amerika Serikat, East Timor and Indonesia Action Network (ETAN), dan Imparsial, menilai Jokowi melakukan kesalahan saat memilih menantu Try Sutrisno ini.

Selain LSM, media dan kantor berita asing juga mengecam Ryamizard. Koran terbitan Australia The Age dalam beritanya menyebut Ryamizard terlibat dalam kasus HAM. Selain itu BBC London juga mengutarakan hal yang sama soal pemilihan mantan KASAD ini.

Kantor berita Reuters (Inggris), Deutsche Welle (Jerman), dan Channel News Asia (Singapura) juga ikut rembuk menyoroti posisi Ryamizard.

Channel News Asia pada edisi Minggu, 26 Oktober 2014, menulis judul "Presiden Indonesia Widodo Rilis Nama Menteri Kabinet Termasuk Menlu Perempun", yang menyoroti kekecewaan publik terhadap 34 pembantu yang ditunjuk Jokowi. Menurut media yang berbasis di Singapura ini, Jokowi tidak bisa mengelak dari tekanan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Sementara, Reuters edisi Minggu (26/10) menurunkan pemberitaan dengan judul "Presiden Indonesia Tunjuk Teknokrat Duduki Pos Ekonomi". Dalam tulisannya, Reuters mengabarkan kendati Jokowi mengkonsultasikan lebih dulu nama-nama calon menteri, tetapi nama Ryamizard malah diloloskan.

Padahal, sebelumnya, dia memiliki catatan kelam di bidang penegakan Hak Asasi Manusia ketika diberlakukan darurat militer di Aceh.

Komentar

x