Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 28 Juli 2016 | 00:18 WIB
Hide Ads

Anggaran Pelantikan Presiden Hanya 1 Miliar Rupiah

Oleh : - | Sabtu, 18 Oktober 2014 | 20:29 WIB
Anggaran Pelantikan Presiden Hanya 1 Miliar Rupiah
Presiden Terpilih Joko Widodo - (foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Berapa anggaran pelantikan Presiden Joko Widodo? Ternyata menurut Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan, hanya menghabiskan Rp 1 miliar.

"Anggaran pelantikan Rp1 miliar, anggaran (kami keluarkan) sehemat mungkin," kata Zulkifli di Kantor Partai Nasdem, Jakarta, Sabtu (18/10).

Zulkifli mengatakan anggaran tersebut lebih murah dibandingkan pelantikan bupati atau kepala daerah. Anggaran itu, menurut dia termasuk rendah melihat 1.200 undangan yang akan hadir seperti 690 anggota MPR dan perwakilan negara-negara sahabat.

"Biaya Rp 1 miliar dengan 1.200 undangan saya rasa tidak kecil, namun juga tidak terlalu berlebihan," ujarnya.

Namun, Zulkifli tidak merinci pos pengeluaran dari anggaran tersebut.

Pimpinan MPR sepekan sebelum pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih melakukan kunjungan dan memberikan undangan kepada para tokoh nasional, tokoh agama, dan ketua umum partai politik.

Mereka antara lain Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Boediono, Presiden terpilih Joko Widodo, Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri, Presiden RI ketiga B.J Habibie, dan Ketua PBNU Said Aqil Sirodj.

Selain itu, pimpinan MPR juga menyampaikan undangan kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Sementara itu sebanyak delapan kepala negara dan 10 pejabat setingkat menteri dari negara sahabat akan menghadiri pelantikan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada Senin (20/10).

Tamu dari negara sahabat setingkat menteri yang akan mengadiri pelantikan tersebut adalah Deputi Ketua Parlemen Tiongkok Yan Junqi, Kepala Kantor Pemerintah Vietnam Vu Duc NDu, Menteri Luar Negeri Selandia Baru Murray McCully, Utusan Khusus Republik Korea Kim Tae-whan dan Ham Jin-kyu. Deputi PM/Menlu Thailand Tanasak Patimapragorn; utusan khusus Belanda Dr Tjeek Willink, Menlu AS John Kerry, Menlu Inggris Philip Hammond dan Menlu Perindustrian Rusia Denis Valentinovich. (Ant)

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget

x