Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 Juli 2016 | 08:02 WIB
Hide Ads

Pengakuan Denny Indrayana Usai Diperiksa Kejagung

Oleh : Aris Danu | Jumat, 3 Oktober 2014 | 14:33 WIB
Pengakuan Denny Indrayana Usai Diperiksa Kejagung
Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Denny Indrayana - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Denny Indrayana memenuhi panggilan Kejaksaan Agung terkait kasus dugaan gratifikasi yang membelit pejabat di Direktorat Jenderal Administrasi Hukum dan Umum (Dirjen AHU) Kemenkumham.

Denny memberikan keterangan kepada wartawan usai pemeriksaan di Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (3/10).

"Posisi saya adalah sebagaimana saksi. Saksi ada dua terkait yang mengetahui faktanya dan saksi menyangkut pemeriksaan internal," kata Denny.

Pemeriksaan dirinya kali ini terkait penetapan tersangka oleh Kejagung kepada mantan Direktur Perdata Lilik Sri Hariyanto dan Kasubdit Badan Hukum (Notariat) Nur Ali. Keduanya diduga menerima uang suap penempatan notaris sebesar Rp125 juta.

"Saya dan Ronny (Zamrony, staf Wamenkumham) mendalami gimana kasus ini awalnya. Ada pengaduan masyarakat. Kita periksa duitnya, lalu kita ambil. Jadi, kita ini bagian yang membongkar," ujar Denny.

Denny menjalani pemeriksaan sekira 1 jam 30 menit. Ia berharap keterangan yang diberikan bisa dikembangkan oleh penyidik untuk kasus ini.

"Saya tadi memberikan keterangan yang saya tahu. Apakah berkembang atau tidak itu kejaksaan," pungkasnya. [rok]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget

x