Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 27 September 2016 | 22:27 WIB
Hide Ads

Gubernur Riau Diperiksa soal Kasus Tersangka Gulat

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 30 September 2014 | 22:21 WIB
Gubernur Riau Diperiksa soal Kasus Tersangka Gulat
Gubernur Riau, Annas Maamun - (foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Penyidik Komidi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Gubernur Riau, Annas Maamun. Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Gulat Manurung terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan Riau tahun 2014 kepada Kementerin Kehutanan.

"Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka GM (Gulat Manurung)," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi, Selasa (30/9/2014).

Annas yang memenuhi panggilan tersebut menolak berkomentar terkait pemeriksaan kali ini. Namun, dia berkomentar mengenai keadaannya.

"Saya baik-baik saja," ujar Annas.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan 2 orang tersangka terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau tahun anggaran 2014 ke Kementerian Kehutanan. Mereka adalah Gubernur Riau Annas Maamun dan seorang pengusaha kelapa sawit dan Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia di Provinsi Riau bernama Gulat Medali.

Annas diduga menerima uang suap sebesar Rp 2 miliar dari Gulat. Gulat sendiri diketahui merupakan pengusaha kelapa sawit dan tercatat sebagai dosen di salah satu universitas di Riau.

Annas yang merupakan politisi Partai Golkar itu disangkakan dengan Pasal 12 huruf a atau 12 huruf b atau Pasal 11 Undang Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor). Sementara Gulat dikenakan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 UU Tipikor.[ris]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget

x