Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 30 September 2016 | 06:47 WIB
Hide Ads

Walk Out, Demokrat tak Mau RUU Pilkada Oleh DPRD

Oleh : Ajat M Fajar | Senin, 29 September 2014 | 05:11 WIB
Walk Out, Demokrat tak Mau RUU Pilkada Oleh DPRD
Ketua DPP Partai Demokrat, Didik Mukrianto - inilahcom
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Walk out anggota DPR dari Fraksi Demokrat mendapat sorotan dari berbagai kalangan.

DPP Demokrat punya jawaban kenapa mereka harus walk out saat penentuan RUU Pilkada.

Menurut Ketua DPP Partai Demokrat Didik Mukrianto, dengan walk out itu, SBY menunjukan sikap partainya menolak menyerahkan keputusan akhir soal RUU Pilkada kepada paripurna DPR.

"Sebab cuma Demokrat yang memilih walk out, yang menolak menyerahkan penentuan nasib pilkada langsung kepada voting di DPR," ujar Ketua DPP Partai Demokrat, Didik Mukrianto kepada INILAHCOM, Minggu (28/9/2014).

Menurutnya, Demokrat sadar jika UU Pilkada tersebut nantinya akan berujung di Mahkamah Konstitusi (MK). Untuk itu Demokrat memilih walk out dan akan memperjuangkannya di MK.

"Demokrat satu-satunya partai yang masih memiliki dasar etis untuk menggunakan legal standingnya menggugat UU Pilkada ke MK. Bukan PDIP atau sekutunya," katanya.

Didik juga mengomentari munculnya kritikan terhadap SBY atas sikap Partai Demokrat di paripurna DPR soal pengambilan keputusan soal RUU Pilkada.

Menurutnya, fakta kemunculan #ShameOnYouSBY jadi trending topic dunia maya menunjukan jika SBY dan Demokrat memegang kunci penentuan RUU Pilkada.

"Kendati Lin Che Wei menyebut SBY gembong G-25S-PD untuk memiripkannya dgn G-30S-PKI, sebuah kenyataan sederhana perlu diterima oleh mereka yang lebih tenang dan rendah hati, nasib pilkada langsung sangat tergantung pada SBY dan Demokrat," katanya. [ton]

1 Komentar

Image Komentar
SENO HARTONO - Senin, 29 September 2014 | 13:34 WIB
Kalau fraksi demokrat ga walk out dan mendukung sistim pemilihan langsung kmt pasti kalah.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget

x