Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 1 Juni 2016 | 10:29 WIB
Hide Ads

Datangi KPK, Bekas Sekjen ESDM Bungkam

Oleh : Indra Hendriana | Jumat, 12 September 2014 | 14:48 WIB
Datangi KPK, Bekas Sekjen ESDM Bungkam
Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemeneterian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Waryono Karno - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemeneterian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Waryono Karno memenuhi panggilan penyidik KPK, Jumat (12/9/2014). Sedianya Waryono akan diperiksa terkait pemerasan di lingkungan kementerian itu.

Mengenakan batik warna merah, ia menolak memberikan keterangan apapun terkait pemeriksaan hari ini. Dia memilih merangsuk ke dalam Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan.

"Dia diperiksa sebagai saksi," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha.

Berdasarkan informasi dihimpun, Jero Wacik pada saat pertama menjabat sebagai menteri menyatakan uang operasional di kementeriannya sangat kecil.

Jero pun memerintahkan Waryono Karno yang saat itu menjabat sebagai Sekjen ESDM buat belajar mengenai pengelolaan anggaran ke kementerian/lembaga lain. Dari pembelajaran itu, akhirnya uang operasional Jero sebagai menteri dinaikkan.

Seperti diketahui, dalam perkara Jero diduga melanggar Pasal 12 huruf e atau Pasal 23 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 421 KUHP. Ia diduga melakukan pemerasan dan penyalahgunaan kewenangan terkait jabatannya.

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto membeberkan modusnya yakni pascadilantik sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero meminta tambahan dana operasional menteri (DOM). Sebab, Jero merasa dana operasional itu dinilainya tidak mencukupinya.

Bambang menyatakan atas permintaan Jero, jajaran di lingkungan Kementerian ESDM telah memberikan dana sepanjang 2011 sampai dengan 2013 sebesar Rp 9,9 miliar. Dana itu diduga digunakan Jero untuk kepentingan pribadi, pihak ketiga, dan pencitraan. Namun, angka tersebut masih bisa bertambah. [rok]

 

 

facebook twitter

Tag :

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget