Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 26 Juni 2016 | 07:52 WIB
Hide Ads

Ahok Dinilai Politisi Kacang Lupa Kulit

Oleh : Dedy Helsyanto | Kamis, 11 September 2014 | 01:08 WIB
Ahok Dinilai Politisi Kacang Lupa Kulit
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pengunduran diri Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dari Partai Gerindra dinilai seperti halnya politisi bak kacang lupa akan kulitnya.

Hal ini dikatakan oleh Juru Bicara Relawan Prabowo, Andre Rosiade yang menilai sikap Ahok kurang beretika.

"Ahok akan dianggap politisi seperti kacang yang lupa akan kulitnya," ujar Andre kepada INILAHCOM, Rabu (10/9/2014).

Penggambaran Ahok sebagai politisi tersebut, menurut Andre dikarenakan Ahok didukung penuh oleh Prabowo dan Gerindra saat mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta di Pilgub DKI Jakarta pada 2012 lalu.

"Pak Prabowo calonkan Ahok yang merupakan mantan politisi Golkar dan warga keturunan, karena beliau ingin membuktikan gagasan kemajemukan nusantara di Indonesia ini," katanya.

Namun Ahok menutup mata akan semua yang telah diberikan Prabowo dan Gerindra kepada dirinya. Andre juga menjelaskan sikap Ahok yang mau mengundurkan diri ini tidaklah mengagetkan, karena selama ini Ahok belum memberikan kontribusi yang nyata untuk Gerindra.

"Misalnya saja saat pilpres kemarin, Ahok tidak memberikan kontribusinya kepada Pak Prabowo," tambahnya. [ton]

 

 

facebook twitter

1 Komentar

Image Komentar
AMAR - Kamis, 11 September 2014 | 13:10 WIB
Janganlah buat statement buru buru mengatakan ahok politisi lupa kacang kulitnya,yg buat statement ini sdah tanya ke ahok sendiri nggak mengapa ia mundur dri gerindra?memang penjabat-penjabat pemerintahan,partai,dpr semua instansi departemen saling berperang,sikut menyikut berjuang utk kepentingan partai,golongan,pribadi masing masing menggunakan kekuasaan dan power yg mereka punya dengan cara apapun ditempuh dijalankan walaupun itu mebuat bangsa ini hancur,rakyat miskin,mencari celah kelemahan hukum uud,memanfaatkan uud hukum utk membenarkan sifat menyalah gunakan wewenangnya,yg penting saya berkuasa dan banyak uang.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget