Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 29 Juli 2016 | 01:20 WIB
Hide Ads

LSN Bantah Pemberitaan TEMPO.CO

Oleh : Marlen Sitompul | Sabtu, 2 Agustus 2014 | 10:10 WIB
LSN Bantah Pemberitaan TEMPO.CO
ist
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Lembaga Survei Nasional (LSN) membantah salah dalam melakukan penghitungan quick qount (hitung cepat) terkait hasil Pilpres 2014 seperti yang diberitakan media online TEMPO.CO.

Peneliti utama LSN, Ikhsan Rosidi menegaskan pernyataannya dalam pemberitaan TEMPO.CO telah dipelintir alias tidak sesuai dengan maksud dan tujuannya.

"Tidak benar jika LSN telah mengakui terjadi kesalahan dalam melakukan quick count hasil Pilpres 9 Juli 2014. LSN hanya menyatakan bahwa secara obyektif mengakui perbedaan hasil quick count yang dilakukan oleh LSN dengan hasil resmi rekapitulasi suara Pilpres oleh KPU Pusat," kata Ikhsan dalam keterangan tertulis yang diterima INILAHCOM, Jakarta, Sabtu (2/8/2014).

Dalam pemberitaan tersebut menyebutkan pihaknya telah mengakui kesalahan dimana dalam proses hitung cepat yang dilakukan oleh LSN memenangkan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Menurutnya, LSN tidak pernah mengakui kesalahan atas perhitungan cepat Pilpres 2014 yang memenangkan Prabowo-Hatta. Dalam konteks quick count sebagai bagian dari sebuah kegiatan riset perbedaan hasil adalah hal yang wajar.

"Seperti yang telah kami sampaikan dari awal, sebagai pertanggungjawaban kami kepada publik saat ini kami secara internal sedang melakukan verifikasi (audit) untuk mengetahui apakah terjadi kesalahan atau tidak pada proses quick count kami," jelasnya.

Selain itu, kata Ihksan, jika Mahkamah Konstitusi (MK) belum memutuskan pemenang pilpres, maka hasil dari rekapitulasi yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum lah keputusan final.

"Sebelum MK menyatakan siapa pemenang Pilpres 2014, maka hasil rekapitulasi KPU pusat belum dapat dikatakan sebagai hasil final. Dengan demikian hasil quick count LSN juga tidak dapat dikatakan sebagai hasil yang salah, meskipun hasilnya berbeda dengan hasil versi KPU Pusat," tambahnya.

Dia pun membantah apabila LSN berpihak kepada salah satu pasangan capres-cawapres peserta pilpres. LSN bukan merupakan bagian dari tim pemenangan salah satu pasangan calon pada Pilpres 2014.

"Kegiatan quick count yang dilakukan LSN adalah atas hasil kerjasama dengan stasiun televisi TVONE, sehingga tidak benar bahwa LSN telah menerima dana sebesar 1 miliar rupiah dari salah satu Capres untuk quick count tersebut," katanya.

Sebelumnya dalam pemberitaan TEMPO.CO, peneliti utama LSN, Ikhsan Rosidi mengakui lembaganya salah soal hasil hitung cepat yang memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

"Kami berbesar hati mengakui terjadi ketidaktepatan dalam proses quick count kami," kata Ikhsan saat dihubungi Tempo, Kamis (31/7/2014). [rok]

Tag

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget

x